Masyarakat Menilai Pembangunan PLTS 2015 di Anambas Hanya Buang Anggaran

622
WartaKepri - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Tarempa Selatan
WartaKepri - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Tarempa Selatan

Wartakepri.co.id, Anambas – Masyarakat Desa Tarempa Selatan mengeluhkan terkait Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau sering di sebut oleh warga sekitar adalah Solarsel tidak ada manfaatnya, Selasa(14/4/2020).

Pasalnya sejak6 tahun lebih sudah dibangunnya Solarsel oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Meneral Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi melaului Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM)  Kabupaten Kepulauan Anambas, sebelum dinas ESDM di tarik ke Provinsi Kepri tersebut masyarakat Desa Tarempa Selatan tidak menerima manfaatnya sama sekali, itu hanya sebagai angan belaka. Hal tersebut menjadi pertanyaan masyarakat Desa Tarempa Selatan karena pasalnya dulu rencananya berfungsi sebagai pengganti PLN bila pada maka Solarsel itu akan hidup.

Ketua RT 012 Rintis Desa Tarempa Selatan, Sukirman mengatakan, benar di atas gunung tepat di seberang jalan depan warung miliknya ada proyek PLTS, namun tidak berfungsi.

“dari tahun 2015 yang lalu itu pembangunannya, kurang tau untuk apa, saya denger untuk penerangan ke rumah warga. Ketika lampu PLN Tarempa padam, maka untuk rumah warga tetap terang di alirkan oleh PLTS tersebut, namun itu hanyalah mimpi belaka,”ungkapnya

Pelang Nama di PLTS Anambas
Pelang Nama di PLTS Anambas

Dibeberkannya, dulu pernah dirawat, semak-semak disana di tebas. Namun sekarang sudah semak belukar lagi, kalau alirannya nyambung sama tiang PLN Tarempa ini, namun tidak ada fungsinya, kami juga bingung untuk apa Solarsel tersebut di bangun

“Yang membuat kami bingung lagi, Aki (Batre) untuk ngecas tidak terlihat disana, dulu pernah terlihat lampunya hidup tetapi hanya di lokasi itu saja. Kalau sekarang PLN mati Solarsel tersebut juga ikut mati atau padam,” bebernya.

Ditempat Terpisah Kades Desa Tarempa Selatan, Surianto mengatakan, agar PLTS yang berdiri kokoh sejak 2015 silam bisa di fungsikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau kebutuhan lainnya, sehingga bangunan yang sudah di bangun oleh pemerintah bisa bermanfaat dan tepat sasaran dan tepat peruntukannya.

Disebutkannya, kepada pemerintah terkait, atau instansi pemerintah baik itu Pemerintah Pusat, Provinsi maupun pemerintah daerah ikut andil untuk memperhatikan PLTS yang sejak tahun 2015 silam tidur agar bisa segera di fungsikan, biar masyarakat tidak bertanya tanya lagi” harapnya.(Rama)

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

PKP HIMALAYA