Iuran BPJS Naik Ditengah Pandemi, PAN Anggap Jokowi Tak Punya Empati Pada Rakyat – WartaKepri
249 views

Iuran BPJS Naik Ditengah Pandemi, PAN Anggap Jokowi Tak Punya Empati Pada Rakyat

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.CO.ID, Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Daulay menilai Presiden Joko Widodo tak memiliki empati kepada rakyatnya sendiri di tengah kondisi pandemi COVID-19. Hal itu dikarenakan iuran BPJS Kesehatan yang tiba-tiba saja naik ditengah pandemi Covid-19 ini.

Menurut Saleh hal tersebut sangatlah tidak tepat dilakukan Jokowi.

“Saya melihat bahwa pemerintah tidak memiliki empati kepada masyarakat. Saat ini bukanlah waktu yang tepat menaikkan iuran BPJS Kesehatan ini. Masyarakat dimana-mana lagi kesulitan. Dipastikan banyak yang tidak sanggup untuk membayar iuran tersebut,” kata Saleh melalui keterangan tertulisnya, Rabu (13/5/2020).

Menurut Saleh, dalam UUD 1945 pasal 28 H ayat 1 jelas-jelas mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Negara harus menjaminan bagi terselenggarannya pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Saleh meyakini dengan kenaikan iuran ini ditambah kondisi ekonomi yang jatuh akibat pandemi COVID-19, akan banyak masyarakat yang tidak bisa membayarnya. Akibatnya, masyarakat tidak mendapatkan akses pada pelayanan kesehatan.

Hal tersebut akan berdampak serius dan dapat mengarah pada pengabaian hak-hak konstitusional warga negara.

Menurut Saleh, ia memahami bahwa negara tidak memiliki banyak anggaran. Namun seharusnya pelayanan kesehatan harus dijadikan sebagai program primadona karena seluruh masyarakat membutuhkan fasilitas tersebut.

Saleh juga menilai Jokowi tidak mematuhi putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Perpres 75 tahun 2019, tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Dilansir melalui Tirto.id, Presiden Indonesia Joko Widodo kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Tarif baru berlaku efektif pada 1 Juli nanti. Dasar hukumnya melalui Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, yang diteken Jokowi Selasa 5 Mei 2020 lalu.

Adalun besaran iuran untuk kelas 3 sepanjang Juli-Desember 2020 sebesar Rp25.500 per bulan, dengan detail Rp16.500 dibayar pemerintah  dan sisanya dibayar sendiri oleh peserta. Tahun depan naik lagi jadi Rp35 ribu, Rp28 ribu dibayar sendiri oleh peserta dan sisanya ditanggung pemerintah.

Untuk kelas 2 menjadi Rp100 ribu per bulan, dibayar sendiri oleh peserta atau pihak lain atas nama peserta.

Sementara iuran untuk kelas 1 menjadi Rp150 ribu, juga dibayar oleh peserta atau pihak lain atas nama peserta.

 

Dilansir melalui: Tirto.id

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA