Ditangkap Tim Bison Polres, Pencuri di PT BAM Karimun Sampai Kelelahan Ambil Barang

113
WartaKepri - Confrensi Pers Pengungkapan Pencurian

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Tim Bison Satreskrim Polres Karimun kembali ungkap kasus pencurian dengan pemberatan, pada kantor PT. Bahtera Anugerah Mandiri, yang terletak dijalan Pramuka nomor 46, Kelurahan Tanjung Balai, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (29/5/2020).

Pengungkapan kasus pencurian tersebut berdasarkan laporan Polisi nomor LP-B/26/V/2020 /KEPRI /SPKT – RES KARIMUN, tanggal 31 Mei 2020.

Petugas berhasil mengamankan pelaku berinisial SY (30), warga Telaga Mas, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

“Pelaku masuk kedalam kantor PT. Bahtera Anugerah Mandiri, dengan cara mendobrak pintu belakang lantai satu ruko,” terang Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, saat konferensi pers, Rabu (3/6/2020).

Selanjutnya, kata Adenan pelaku juga memotong jaring kawat yang berada di lantai empat dengan menggunakan alat (tang), sehingga pelaku berhasil mengambil barang-barang yang ada di dalam ruko tersebut, juga mengambil besi tembaga AC, serta besi tembaga kabel listrik.

“Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp. 9 juta 160 ribu,” imbuhnya.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Kapolres mengungkapkan kronologi kejadian sendiri pada Minggu, 31 Mei 2020 lalu sekira pukul 12.30 WIB. Korban mendatangi kantor tempat kejadian dan hendak mencuci kendaraannya. Akan tetapi korban lupa membawa kunci ruko tersebut.

“Kemudian korban menghubungi salah satu saksi, Hery Juanda datang ke kantor untuk membawa kunci. Setelah Hery tiba, langsung membuka pintu ruko dan masuk kedalam,” pungkasnya.

Setibanya didalam ruko kata Adenan, Hery melihat pintu penyekat yang menghubungkan lantai dua sudah dalam keadaan terbuka, setelah itu Hery naik ke lantai dua, dan menemukan banyak jejak telapak kaki dilantai dua tersebut, guna memeriksa ruangan yang terdapat pada lantai dua.

“Korban melihat laptop yang berada di salah satu ruangan lantai dua sudah hilang dan selanjutnya, Hery naik kelantai tiga, untuk memeriksa keadaan sekitar, dan pada akhirnya menemukan banyak bekas jejak telapak kaki,” imbuhnya.

Tidak hanya sampai disitu saja, setelah naik ke lantai empat ungkap Adenan, Hery melihat mesin blender dan mesin pencukur rambut sudah raib tidak ada lagi.

“Hery kembali melakukan pemeriksaan di sekitar lantai empat, alhasil menemukan pelaku sedang tertidur, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian,” papar Adenan.

Petugas berhasil mengamankan satu unit Laptop merk Acer Aspire 4736Z – 442G50MN S/NLXP53020089432B18E1601 warna biru, satu unit mesin blender merk Philip berwarna putih, satu unit mesin peras merk Philip warna hitam silver, satu buah baterai G series 12V 8.2AH.20HR warna hitam, satu buah baterai Yuasa NPH5-12 12V,5Ah warna silver, satu unit mesin potong rambut merk Wahl 21081 warna hitam, satu buah charger Laptop merk Acer 2500005601YD warna hitam.

Satu satu set soket (adaptor) merk visalux type V6003-SSN warna putih hitam, dua buah kabel AV warna hitam, satu buah charger handphone merk Nokia AC-5E warna hitam, satu buah LCD universal charger warna putih ungu, satu buah tang merk abus warna merah, satu buah obeng ganda warna kuning, dan satu buah pisau cater merk kenco warna merah.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan hukaman paling lama tujuh tahun penjara. (*)

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH