KM Wahyu sempat Melarikan diri sebelum akhirnya diamankan Tim Patroli DJBC Khusus Kepri

69
WartaKepri - KM. Wahyu sempat Melarikan diri sebelum akhirbya diamankan Tim Patroli DJBC Khusus Kepri

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Dalam rangka Operasi Jaring Sriwijaya tahun 2020, kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau dan KPU BC Tipe B Batam terus menggalakan patroli terkoordinasi, Minggu (31/5/2020).

Satgas Patroli Laut BC yang saat itu sedang berada di wilayah perairan
Nongsa, Batam. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam upaya mengamankan wilayah perairan Indonesia, khususnya diwilayah Kepulauan Riau.

“Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat kapal kayu yang tidak mengaktifkan
instrument Automatic Identification System (AIS), yang diduga memuat barang dari perairan Singapura yang mengarah ke perairan
Nongsa,” terang Kakanwil Agus Yulianto melalui humas DJBC khusus Kepri, Awaluddin Rabu (3/6/2020).

Setelah dilakukan pemantauan, ungkapnya kapal telah memasuki perairan Indonesia pada pukul
13.51WIB. Selanjutnya menindaklanjuti informasi tersebut, Satgas Patroli Laut BC mendekati kapal yang dimaksud tersebut.

“Sekitar pukul 14.15 WIB, Satgas Patroli Laut BC melihat sebuah kapal kayu dengan ciri-ciri yang
mirip dengan informasi yang didapat, kemudian Satgas Patroli Laut BC segera melakukan, pengejaran atas kapal kayu tersebut,” imbuhnya.

Setelah mendekati kapal tersebut, kata Awaluddin, Satgas Patroli Laut BC
memberikan isyarat lisan untuk berhenti, akan tetapi pada saat petugas untuk berusaha mendekati, guna
melakukan pemeriksaan awal, kapal tersebut tidak berhenti dan melakukan manuver untuk melarikan diri.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Satgas Patroli Laut BC memberikan perintah untuk berhenti
tetapi tidak dihiraukan oleh kapal tersebut, sehingga Satgas Patroli Laut BC melepaskan tembakan
peringatan sebagai isyarat agar kapal tersebut berhenti,” pungkasnya.

Lebih lanjut Awaluddin mengatakan, Pukul 15.00 WIB Satgas Patroli Laut BC berhasil menyandarkan pada kapal KM. Wahyu dengan total ABK 9 orang yang
mengangkut muatan berupa BKC HT.

“Sehubungan dengan pengejaran yang telah dilakukan oleh Satgas Patroli BC terhadap KM. Wahyu
yang diduga memuat BKC HT Ilegal asal Singapura, selanjutnya dibawa menuju Kantor Wilayah DJBC Khusus
Kepulauan Riau untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” Pungkasnya.

Sehingga, ujar Awaluddin tindakan tegas yang dilakukan oleh
Satgas Patroli Laut BC tersebut, sebagai upaya DJBC untuk melindungi masyarakat dari barang ilegal yang berbahaya.

“Dengan melindungi industri dalam negeri dan penerimaan negara yang
sangat kita butuhkan dalam masa penanganan pandemi Covid-19 saat ini,” ungkap Awaluddin.

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI