Paska New Normal, INSA Batam Ajak Pelaku Usaha Industri Maritim Kembali Bangkit Dari Keterpurukan

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Indonesian National Shipowners Association (INSA) Batam mendukung penuh pemerintah kota Batam memberlakukan aturan new normal untuk memaksimalkan pelayanan pada masa Pandemi Covid-19 ini. Namun yang menjadi alasan mendukung itu, merupakan salah satu cara agar kembali bangkit perekonomian di Batam. Supaya industri maritim ini dipandang.

Hal itu diungkapkan Osman Hasyim Ketua INSA Batam. Menurut Osman, langkah menuju new normal ini sangat membantu kembali membangkitkan secara bertahap perekonomian. Tentu saja tidak akan mudah secara langsung untuk naik cepat, Butuh proses tahapan untuk bangkit.

“Saya rasa melalui new normal ini, bersama kita buka lagi akses pelabuhan dengan baik. Kapal yang ingin masuk jangan dipersulit, Sekarang saja kapal yang datang ke Batam suruh bayar dulu, yang tidak bayar tidak boleh masuk,”ungkap Osman Hasyim, Rabu (24/6/2020) saat ditemui di Hotel Planet Holiday Batam.

Ia menyebut, Tentu ini akan berdampak buruk pada investor yang akan menanam sahamnya di Batam, jika akses masuknya bayar dahulu.

“Saya merasa heran dengan sikap pemerintah, dalam hal ini Badan Pengusahaan (BP) Batam, yang menagih biaya mahal di terminal khusus shipyard,”sebutnya.

Osman menjelaskan bahwa, ada biaya yang harus dibayarkan beberapa bulan sebelum kapal masuk ke Batam. Secara otomatis itu sudah tidak akan membuat nyaman investor. Mereka memandang hal tersebut sangat tidak menarik.

“Akan tetapi seharusnya, ketika kapal masuk, melakukan kegiatan biasa, dan saat akan keluar baru bayar itu tidak masalah, jangan kapal belum masuk tapi harus membayar, itu sama sekali tidak membuat nyaman investor,”terang Osman.

Untuk itu, tugas kita bersama, tidak lain hanya untuk memajukan industrie Maritim Batam, sangat diperlukan dukungan dari semua pihak agar berjalan dengan baik. Saya tidak ada mencari kesempatan lain intinya ingin industri maritim ini kembali naik.

“Kita harapkan semua pelaku usaha maritim harus bersama kita kembangkan dan bangkitkan kembali di pulau Batam,”pungkasnya.

Sementara Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, Capt Barlet Silalahi menambahkan bahwa pihaknya ingin industri Maritim ini selalu pada angka yang tinggi. Jangan sampai turun. Namun saat ini masih biasa saja.

“Untuk itu kedepan memang harus ada sistem, sehingga bisa membangun lebih baik lagi. Kita harus bersama bangkit dan saling mendukung,” tegas Capt. Barlet Silalahi. (*)

Tulisan :Taufik Chan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG