Berhasil Lolos Bawa 30 Dus Rokok Ilegal dari Batam, Pelaku Ditangkap Satpolair Polres Karimun

1093

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sat Polair Polres Karimun kembali berhasil mengamankan rokok tanpa cukai sebanyak 24 ribu bungkus di perairan Semembang, Durai, Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada Sabtu (4/7/2020).

Pada penegahan rokok ilegal milik tersangka berinisial AZ yang masih DPO tersebut terjadi pada titik koordinat 103′ 37″ 339′ E 0’29 ” 889 ‘N, anggota Sat Polair Polres Karimun dengan menggunakan kapal KP – XXXI-30-2001.

“Tersangka nahkoda Supriyanto (28) berhasil diamankan besera ABK oleh anggota patroli Satpolair Polres Karimun beserta barang bukti lainnya,” terang Waka Wakapolres Karimun Kompol Krisna Ramadhani Yal saat menggelar pres rilis di halaman Rupatama Polres Karimun Senin, (6/7/2020).

Selanjutnya, kata Krisna pada pukul 03.00 WIB speedboat pancung tanpa nama yang diduga membawa barang ilegal berupa rokok 30 dus tanpa cukai yang berlayar dari Batam menuju Sungai Guntung (Riau).

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Nahkoda sendiri tidak dapat menunjukkan dokumen barang bawaannya, karena tidak lazim baik jalur pelayaran maupun waktunya, sehingga diberhentikan selanjutnya diperiksa,” pungkasnya.

Dirinya menyebut hingga kini Sat Polair akan terus meningkatkan sekaligus mengintensifkan patroli laut, khususnya perairan Karimun yang notabene merupakan jalur penyelundupan barang-barang ilegal.

“Selanjutnya akan dilimpahkan kepada KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun, dimana Undang-Undang yang dilanggar merupakan Undang-Undang cukai, tentunya di tangani oleh penyidik yang berenang,” pungkasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun, Manna Subastian mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada Polres Karimun, khususnya Sat Polair, dimana mampu mengungkap tindak penyelundupan rokok ilegal.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Satpolair yang mana bekerja dengan maksimal, terlebih dimasa pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Terkait penangkapan kapal penyelundup rokok ilegal, Kasat Polair Polres Karimun, Iptu Sabar Binsar Samosir mengatakan setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung melakukan penangkapan.

“Dengan menggunakan dua kapal, yaitu kapal patroli dan opsnal, sehingga, langsung melakukan penyekatan,” pungkasnya.

Sehingga pada saat disekat, ungkap Perwira yang pernah menjabat Waka Polsek Meral ini menemukan pada bagian depan speedboat terdapat tumpukan kardus yang di lapisi oleh plastik.

“Saat diamankan kedua tersangka tidak melakukan perlawanan karena saat melintas, dan langsung dibawa ke Pos Polair Polres Karimun untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.

Tersangka sekaligus nahkoda Supriyanto mengaku telah mendapat imbalan Rp. 200 ribu per dus, sehingga total imbalan yang diberikan oleh kedua tersangka adalah Rp 6 juta.

“Telah melakukan dua kali, waktu pertama lolos dengan tujuan yang sama yaitu ke Guntung, ini yang kedua kalinya,” katanya.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit speedboat pancung dengan mesin 40 PK, 30 dus rokok merk H-Mild, serta satu unit handphone merk Nokia type TA-1034, berwarna hitam dengan imei 355829092284994.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 54 jo 56 Undang-Undang nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai.(*)

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO