“Seksinya” Suara Wanita, Prediksi Tiga Pasangan Pilkada Kepri Soerya-Tatik vs Ansar-Marlin vs Isdianto-Suryani

8830
Prediksi Pasangan Calon Pilkada Kepri. Foto WartaKepri.co.id

Memang pada bulan Juni 2020, pasangan pertama kali yang mengumumkan akan maju pada Pilkada Provinsi Kepri 9 Desember 2020 mendatang adalah pasangan Soerya Respationo dengan Iman Sutiawan. Keduanya menunjukan foto bersama dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo dan menjadi pemberitaan pada media Juni 2020.

Soerya-Iman atau Soerya-Suryatati

Dikutip dari berbagai sumber media, Pengurus DPD PDI Perjuangan dan DPD Gerindra Kepulauan Riau (Kepri) sepakat mengusulkan pasangan Soerya Respationo-Iman Setiawan sebagai bakal Pasangan Calon Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi Kepri pada Pilkada 2020.

Soerya Respationo merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri, sedangkan Iman Setiawan adalah Ketua DPD Gerindra Kepri.

“Betul, sampai saat ini memang dua nama itu yang disepakati,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepri Lis Darmansyah di Tanjungpinang, Rabu (10/6/2020), seperti dilansir merdeka.com

Tapi, sebulan sejak dipublikasi pasangan ini, tepanya pada Minggu kedua Juli 2020, gerak pasangan ini terkesan melambat. Masyarakat Kepri hanya cuma sekedar mengetahui ada pasangan Soerya dan Iman akan maju pada Pilkada Kepri 2020.

Tidak banyak respon akan pasangan ini, bahkan dikalangan media menilai perkawinan Soerya dengan Iman yang diawal rencannya antara pasangan Soeryo dengan alm Syahrul (Walikota Tanjungpinang). Dengan prediksinya kan meraih banyak suara di Batam dan Tanjungpinang.

Namun, takdir yang Tuhan Yang Mahakusa berkehendak lain, Walikota Tanjungpinang Alm Syahrul meninggal setelah perawatan Covid-19, pada April 2020 lalu.

Pasangan Soerya dengan Iman sejauh ini baru mendapatkan surat rekomendasi dari Partai Gerindra. Jadi pertanyaan, kanapa sampai saat ini Partai PDI Perjuangan Pusat belum juga mengumumkan kandidat pasangan Calon Gubernur Keprinya untuk Soeryo Respationo dengan Iman Sutiawan.

Dari informasi yang dikumpulkan WartaKepri dari sejumlah diskusi, ternyata PDI Perjuangan ingin sekali tahun ini menang di Pilkada Kepri 2020. Kemenangan itu akan terwujud jika pasangan Soeryo tetap dengan tokoh dari Kota Tanjungpinang. Tingkat kepopuleran Iman Sutiawan di Kota Tanjungpinang dinilai kurang mendongkrak Soerya Respationo di Kepri.

Lalu, mulai dibicarakan oleh sejumlah kalangan pimpinan media prediksi kuat nantinya PDI Perjuangan Pusat akan mengeluarkan rekomendasi Soeryo Respationo akan “dikawinkan” dengan Ibu Suryatati A Manan (mantan Walikota Tanjungpinang dua tahun menjabat). Duet Sorya-Surya pun mulai ramai di laman laman media sosial warga.

Jika memang pada akhirnya Soerya-Surya akan didaftarkan pada KPU Kepri nanti, tentu akan menjadi buah simalakama, dengan Partai Gerindra. Apakah akan tetap memberi dukungan ke Soerya Respationo atau mengalihkan dukungan calonanya ke kandidat lain.

Ansar Ahmad-Marlin Rudi

Menarik memang akan proses pilkada di Kepri 2020 ini. Pasalnya pada Minggu (12/07/2020) beredar berita pasangan dari Partai Golkar “mengkawinkan” antara Ansar Ahmad dengan Marlin Rudi (Nasdem). Dikutip sejumlah media,

Ketua Partai Nasdem Kepri, HM Rudi yang juga Walikota Batam serta suami dari Marlin menjelaskan bahwa Ansar-Marlin telah mendapat restu dari Partai Golkar maju dalam kontestasi Pilkada Kepri Desember 2020 mendatang.

“Ya, hari ini Partai Golkar telah memberikan dukungan dan Insya Allah DPP Partai Nasdem akan memberikan dukungan secara resmi pekan depan. Doakan ya semua berjalan lancar,” ujar HM Rudi yang juga merupakan Wali Kota Batam, kepada trans kepri.com, Minggu (12/07/20).

Namanya juga politik, naik turun dan bisa saja berganti. Pasalnya sebelum pasangan Ansar-Marlin berfoto di kantor DPP Partai Golkar, awal Juli 2020 sempat terjadi ketegangan antara masing masing kader partai.

Kader partai Nasdem tidak terima kalau Marlin dikaitkan dengan Pleno Partai Golkar Kepri. Begitu juga sebaliknya, kader Partai Golkar Kepri dan Batam tidak menginginkan nama Marlin Agustina Rudi masuk dalam proses Survery Partai Golkar untuk Pilkada Kepri.

Dan, kenyataanya setelah silang pendapat tersebut di media, pada Sabtu 11 Juli 2020 malam muncul foto Ansar-Marlin. Jika melihat kedua sosok Ansar dan Marlin untuk balon Pilkada Kepri ini, maka elektabilitas suara masyarakat kuat di Kota Tanjungpinang dan Bintan. Tercatat Ansar Ahmad merupakan Anggota DPR RI Partai Golkar dengan suara tertinggi di Kepri.

Jika “dikawinkan” dengan Marlina Agustin Rudi dimana sang Suami Walikota Batam yang saat ini maka akan menarik suara masyarakat Kota Batam. Menarik kita tunggu, apakah pasangan ini untuk satu atau dua bulan kedepan akan tetap “dikawinkan” atau bertukar menjelang detik detik akhir pendaftaran ke KPU Kepri.

Isdianto-Suryani atau Ismeth-Suryani

Lalu kemana akan berlabuh Plt Gubernur Kepri Isdianto untuk maju pada Pilkada Kepri Desember 2020. Sejauh ini, nama Isdianto sebagai bakal calon Gubernur digadang gadang masih didukung oleh dua partai.

Beredar kabar, hasil Pleno Partai Hanura Kepri merekomendasikan Isdianto maju pada Pilkada Kepri. Namun belum menjelaskan akan berpasangan dengan kandidat partai apa. Walau banyak yang berkomentar, kasihan Pak Isdianto ditinggal pada Pilkada Kepri 2020, akan terjawab nanti jika rekomendasi partai Hanura ini diumumkan.

Tentu saja, rekomendasi partai Hanura ini tidak akan berguna karena Hanura belum mencukup kursi 20 persen untuk mencalonkan.

Prediksi kalau Isdianto akan dikawinkan dengan PKS bisa saja terjadi. Ini dikuatkan dengan penjelaslasan Politisi PKS Suryani yang juga merupakan Anggota DPRD Kepri mengaku siap berkompetisi pada Pilkada Kepri 9 Desember 2020 mendatang.

“Saya siap 100 persen mengikuti kompetisi Pilkada Kepri, saya bawa gagasan untuk kesejahteraan masyarakat Kepri untuk perahu politik sebagai syarat utama untuk mendapatkan tiket kompetisi saya serahkan ke TPPW PKS Kepri yang jelas saya siap lahir dan batin,” kata Suryani, seperti yang telah diberitakan wartakepri.co.id

Terkait nama Plt Gubernur Kepri Isdianto atau Ismeth Abdullah yang coba diduetkan dengannya dia menganggap kedua tokoh itu sudah dikenalnya sejak lama dan dia bisa bersinergi dengan baik bahkan menurutnya kedua tokoh itu siapapun nanti yang akan disandingkan dengannya akan membawa pertumbuhan ekonomi Kepri baik mikro maupun makro menjadi lebih baik.

“Keduanya OK, saya serahkan ke PKS lah terkait itu, dua nama itu saya lihat memiliki kompetensi yang bisa sekali bekerjasama dengan saya kalau saya diduetkan salah satu diantara mereka saya yakin permasalahan ekonomi di Kepri yang menjadi persoalan utama saat ini bisa teratasi,” jelasnya.

Membaca penjelasan politisi PKS Suryani, secara kepartaian masih membuka berpasangan dengan sosok mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah. Sosok Ismeth Abullah yang terkenal dizamannya diprediksi kuat akan membawa gerbong partai tersisa. Seperti Partai Demoktrat.

Nama Demokrat cukup melekat ke nama Aida Ismeth yang pernah menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrat Kepri. Dan, akankah Partai Demokrat pusat akan memberi tiketnya ke Ismeth Abdullah? Secara secara politiknya, Partai Demokrat dengan Partai PKS sejak lama berkoalisi di zaman Era Presiden SBY.

Untuk pasangan Isdianto-Suryani atau Ismeth-Suryani, bisa berpotensi karena penggabungan suara Masyakat Karimun dengan masyarakat Kota Batam.

TAPI dari semua itu, politik praktis di Pilkada Kepri 2020 ini tetap menarik. Manarik karena berlomba lomba akan mendapatkan suara pemilih Wanita di Kepri, jika Prediksi pasangan pada 9 Desember 2020 nanti muncul Soerya-Tatik vs Ansar-Marlin vs Isdianto-Suryani.

Pertanyaanya, apakah seluruh calon pemilih wanita di Kepri sudah terdaftar dan mendapat hak untuk memilih? Harus dipertimbangkan, dominasi umur masyarakat Milenieal di Kepri cukup tinggi. Apakah pemilih milenial ini akan kembali jadi penonton saja di Pilkada Kepri nanti. Kalau mereka milenial cuek dan lebih ke Golput. Maka potensi pasangan akan menang adalah…. tunggu Desember 2020.

Bersambung : Menunggu Pergerakan Suara Komunitas Kesukuan dan Paguyuban di Kepri

 

Penulis : Dedy Suwadha
Pemimpin Redaksi WartaKepri.co.id dan WartaSiber.com

Soerya dan Ismeth Bersaing Ketat, Inilah Hasil Polling Tahap II Untuk Calon Gubernur Kepri 2020

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN