Ingin Tau Program Kementerian UKM Untuk Bisa Bangkit Pasca Pandemi, Ikuti Webinar Kadin Kepri

290
Ingin Tau Program Kementerian UKM Untuk Bisa Bangkit Pasca Pandemi, Ikuti Webinar Kadin Kepri

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI serta Program BBK Murah, akan menggelar Webinar Nasional dengan tema “Bangkitkan UKM Pasca Pandemi” pada Kamis 16 Juli 2020.

Bagi anda yang berminat ingin mendengarkan program langsung Kementerian Koperasi untuk membangkitkan UKM Pasca Pandemi dapat lihat di https://bit.ly/3gOKUt2 dengan Meeting ID: 89681527653 dan passoword : webinarukm.

Ketua Kadin Provinsi Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan, kegiatan tersebut akan menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten. Di antaranya, Anggota DPR RI dapil Kepri Ansar Ahmad, Ketua Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, Ketua Dekopin Kota Batam Andi Bola dan akan dipandu oleh akademisi Suyono Saputro.

” Kita bekerjasama dengan kementerian berdiskusi tentang Kebangkitan UKM Pasca Pandemi. Kegiatan tersebut untuk menghidupkan dan membangkitkan kembali ekonomi kerakyatan di Provinsi Kepri dalam menghadapi pandemi Covid-19. Diskusi nasional ini juga menghadirkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sebagai keynote speaker,” kata Ma’ruf di Batam Centre, Senin (13/7/2020).

Menurutnya, ekonomi kerakyatan perlu dihidupkan dan dibangkitkan kembali menghadapi pandemi Covid-19. Aset yang terbesar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia adalah rakyatnya. Oleh karena itu, katanya, ekonomi kerakyatan harus kembali dihidupkan.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Bagaimana menggairahkan ekonomi kalau keadaan susah. Hal seperti ini yang harus dilakukan Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota dengan memobilisasi modal agar tercipta pergerakan ekonomi yang masif,” katanya.

Selain itu, sambung Ma’ruf, diperlukan juga memobilisasi kapital karena jika ingin berusaha dan menggerakkan ekonomi modalnya adalah kapital serta ekonomi kerakyatan menjadi modal utama.

“Kalau saya lihat negara-negara kecil seperti Jepang, Korea, Singapura, di samping kearifan lokal yang mereka miliki dan gunakan, mereka juga menggunakan aset-aset yang tersembunyi. Dan aset terbesar kita adalah rakyat dan kita harus buat klaster-klaster peta ekonomi kerakyatan,” ujarnya. (*)

Editor : Dedy Suwadha

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO