Atasi Stres Dan Depresi Dengan Hipnoterapi Bersama Dr. Harry

636
WartaKepri -Atasi stres dan depresi dengan hipnoterapi bersama Dr. Harry

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Depresi sering diartikan sebagai perasaan sedih dan putus asa. Namun secara detail, depresi adalah gangguan perubahan suasana hati yang memengaruhi pola pikir, perasaan, dan cara beraktivitas.

Pengidap depresi biasanya mengalami kesedihan, putus harapan, merasa tidak berharga, kehilangan minat beraktivitas, serta cenderung menyalahkan diri sendiri.

Untuk itu, Dr. Harry Ananda yang sudah memiliki izin dan sertifikasi dari The Indonesianya Board Of Hypnoterapy (IBH) akan memberikan solusi bagi masyarakat, khususnya diwilayah Bumi Berazam untuk berkonsultasi maupun melakukan terapi secara rutin.

“Tentu, semua orang pastinya mempunyai masalah dalam hidupnya. Baik itu masalah di sosial maupun pribadinya. Jika permasalahan ini berlarut-larut didalam otak kita, dan tidak segera diselesaikan, maka pikiran kita akan terjeremus dalam situasi yang sangat tidak nyaman sehingga dapat menghilangkan gairah hidup kita,” terang Dr. Harry Ananda yang sehari-hari bertugas di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (4/8/2020).

Sehingga, kata pria berkacamata ini jika stres terus menerus berada dalam pikiran kita, dampaknya akan merenggut kebahagiaan dalam hidup kita. Namun, setiap masalah atas izin Allah SWT, maka pasti ada solusinya.

“Dalam dunia medis, dikenal suatu penyakit yang dinamakan Psikosomatis. Dimana gangguan psikosomatis sendiri merupakan penyakit yang berawal dari pikiran (psyche) sehingga menimbulkan gejala pada tubuh (soma),” ungkapnya.

Gangguan psikosomatis ini terkadang sedikit sulit ditegakkan, dikarenakan biasanya berdasarkan dari wawancara keluhan pasien, kemudian pemeriksaan fisik oleh dokter dan hasil pemeriksaan penunjang lainnya seperti laboratorium, USG, rontgen, dan lain sebagainya, yang dapat dinyatakan normal, namun gejala yang dapat timbul atau dialami pasien tidak sesuai dengan hasil pemeriksaannya.

“Keluhannya bisa berbeda-beda pada setiap orangnya,” imbuh Harry.

Pria gempal yang memiliki satu orang putri ini memberikan contoh, misalnya ketika merasa takut atau cemas, dapat memunculkan tanda-tanda seperti denyut jantung menjadi cepat, jantung berdebar-debar, mual atau ingin muntah, gemetaran (tremor), berkeringat, mulut kering, sakit dada, sakit kepala, sakit perut, nafas menjadi cepat, hingga nyeri otot.

“Gejala fisik tersebut disebabkan oleh meningkatnya aktivitas listrik atau impuls saraf dari otak ke berbagai bagian tubuh. Selain itu, pelepasan zat adrenalin (epinefrin) ke dalam aliran darah juga dapat menyebabkan gejala-gejala fisik di atas,” paparnya.

Sehingga meskipun demikian, kata Harry psikosomatis dapat diatasi atau diringankan dengan beberapa metode terapi dan pengobatan, salah satunya adalah Hipnoterapi.

“Hipnoterapi sendiri merupakan ilmu hipnosis yang digunakan untuk terapi, salah satunya untuk penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh pikiran,” jelasnya.

Hipnoterapi sendiri ungkap Harry dapat berjalan jika terjadi kesepakatan antara klien dan terapis, dengan adanya kontrak persetujuan.

“Hipnosis tidak akan pernah terjadi jika salah satu klien atau terapis tidak menyetujuinya. Jadi apabila sudah menyetujui dari masing-masing pihak, maka klien dan terapi harus ikhlas menjalani prosesnya, terutama klien harus mengikuti arahan dari terapis demi tercapainya tujuan terapi si klien,” paparnya.

Dirinya menambahkan, hal ini tentunya dengan cara mengajak seseorang untuk berdamai dengan dirinya sendiri melalui proses instalasi alam bawah sadarnya.

“Jadi proses hipnoterapi ini akan berhasil jika seseorang benar-benar ingin memperbaiki kehidupannya, dengan cara menghilangkan pikiran negatif, yang membuat stres dirinya sendiri. Klien akan dibimbing oleh terapis untuk masuk ke alam bawah sadarnya atau perpindahan dari gelombang otak beta menuju gelombang otak alfa,” kata Harry.

Kemudian, Harry menambahkan akan dilakukan “deepening” agar klien lebih merasakan kondisi yang lebih nyaman lagi, atau dari gelombang otak alfa menuju gelombang otak teta. Setelah itu terapis akan menanamkan sugesti-sugesti positif yang dibutuhkan oleh klien, yang mana hal tersebut tentunya akan terjadi di kehidupan nyata klien atas izin Allah SWT, jika klien yang bersangkutan meyakininya.

“Jadi sebelum memulai hipnoterapi, maka klien harus benar-benar ingin mempunyai niat untuk merubah atau memperbaiki masalah hidupnya, serta mengikhlaskan apapun yg sudah terjadi dimasa lalu,” katanya.

Harry juga meyakinkan bahwa, hipnoterapi tidak dapat membongkar aib seseorang. Karena jika klien yang bersangkutan tidak mengizinkan untuk diterapi, maka hipnoterapi tidak bisa berjalan. Jadi, proses hipnoterapi dapat berjalan dengan baik dan sukses, apabila klien benar-benar ikhlas dan mengizinkan dirinya untuk diterapi.

“Hipnoterapi sendiri dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan pikiran, seperti pikiran traumatik, phobia, dan kecemasan berlebih, serta dapat mengedit perasaan seseorang dan meningkatkan motivasi hidup,” tandasnya.

Dirinya juga menyebut, klien biasanya sudah berulang kali berobat ke berbagai pusat kesehatan baik medis maupun nonmedis, namun gejala yang dirasakan tidak kunjung membaik. Hal itu bisa diperkirakan bahwa, terdapat sesuatu hal yang menjadi akar permasalahan dalam pikiran klien, sehingga klien tersebut harus segera disadarkan agar berdamai dengan dirinya sendiri.

“Nah, dengan pengobatan hipnoterapilah klien akan disentuh alam bawah sadarnya dan jiwanya, mampu memberikan sugesti-sugesti positif, agar dapat mengikhlaskan segala permasalahannya, dan akhirnya dapat menghilangkan sendiri gejala-gejala psikosomatis yang telah dialaminya,” saran Harry.

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND