Tiga Pekan Kosong, Kapolres Karimun AKBP Adenan Lantik Kompol Fettermen Jadi Kapolsek Kundur

Tiga Pekan Kosong, Kapolres Karimun AKBP Adenan Lantik Kompol Fettermen Jadi Kapolsek Kundur
HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Setelah tiga pekan lamanya jabatan Kapolsek Kundur kosong, akhirnya Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan memimpin upacara pelantikan Kapolsek Kundur di Rupatama Polres Karimun, Selasa (25/08/2020).

Pada pelantikan Kapolsek Kundur diisi jabatannya oleh Kompol Fettermen tersebut, tetap mematuhi dan mengutamakan prosedur protokol kesehatan Covid-19. Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan bertindak sebagai inspektur upacara pelantikan dengan dihadiri oleh PJU dan Kapolsek jajaran.

Kompol Fettermen sendiri dilantik menjadi Kapolsek Kundur Polres Karimun, dimana sebelumnya telah menjabat sebagai Kepala Siaga 1 SPKT Polda Kepri berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Daerah Kepulauan Riau, nomor KEP/303/VIII/2020 tanggal 7 Agustus 2020.

“Pada mutasi jabatan di lingkungan Polri, khususnya di Polres Karimun merupakan hal yang biasa dan wajar terjadi dalam suatu organisasi,” terang Kapolres Karimun Muhammad Adenan.

Ungkap Adenan, hal tersebut dilakukan bertujuan untuk penyegaran, baik sebagai upaya Tour of Duty maupun Tour of Area, dan merupakan reward atau wujud dari penghargaan pimpinan kepada personil yang di lantik.

“Sekiranya Kapolsek Kundur segera dapat menyesuaikan kinerja di wilayah hukumnya, sekaligus bersinergi bersama instansi terkait dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya,” kata Adenan.

Hingga saat ini, kata Adenan seluruh personil Polres Karimun beserta Polsek jajaran dalam adaptasi kebiasaan Baru ini, telah melakukan pendisiplinan protokol kesehatan dilingkungan internal.

“Dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 tersebut, serta mendukung pemerintah secara optimal melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” paparnya.

Kapolres Adenan juga menambahkan, suatu jabatan merupakan amanah yang diberikan oleh negara kepada kita, yang diemban dengan penuh tanggung jawab, sehingga mengandung konsekuensi logis untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Harus dipertanggungjawabkan baik kepada organisasi, masyarakat maupun kepada Allah SWT. Oleh karena itu mari disyukuri dan dilaksanakan jabatan tersebut secara ikhlas dan dengan penuh rasa tanggung jawab,” harapannya.(*)

Reporter : Aziz Maulana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG