Tim BPJS Kesehatan Natuna Sosialisasi Tentang Turunnya Tarif Bulanan Kelas I

239
Tim BPJS Kesehatan Natuna Sosialisasi Tentang Turunnya Tarif Bulanan Kelas I

WARTAKEPRI.CO.ID, NATUNA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan Kantor Natuna melakukan sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. di Pondok Nibung, Ranai, Jumat (18/9/2020). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna, Isran Akbar dan diikuti oleh sejumlah awak media.

Kepala Kantor BPJS Natuna, Israd Akbar menjelaskan, Perpres nomor 64 tahun 2020 ini sebagai bentuk komitmen pemerintah, membangun ekosistem jaminan kesehatan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Menurut Israd Akbar, Perpres 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dengan Perpres ini, bisa memperbaiki struktur iuran dan meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran dan relaksasi di masa pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Israd menjelaskan, beberapa hal terkait perubahan dan perkembangan yang ada di BPSJ Kesehatan mulai dari tarif hingga mekanisme pelaksanaan dan layanan BPJS Kesehatan.

Dijelaskannya, per Januari-1 April 2020 tarif BPJS Kesahatan kelas I sebesar Rp. 160.0000, untuk Kelas II sebesar Rp. 110.000 dan untuk kelas III sebeaar Rp.42.000.

Kemudian per April – Juli dan seterusnya tarif BPJS mengalami penurunan. Untuk Kelas I Rp. 150.000, Kelas II Rp. 100.000 dan untuk Kelas III Rp. 42. 000. Tapi khusus untuk kelas III, yang dibayar oleh masyarakat hanya sebesar Rp. 25.500.

“Tapi kan di Natuna udah dibayar oleh pemerintah. Jadi masyarakat harus bersyukur karena bayar BPJSnya udah dicover pemerintah,” ujar Israd yang didampingi Putra Efendi Pitopang Verifikator BPJS Natuna.

Dalam mendukung tanggap Covid-19, ada keringanan yang diberikan pemerintah dan BPJS Kesehatan, bagi peserta yang memiliki tunggakan selama bertahun-tahun, cukup membayar tunggakan selama enam bulan. “Kita ada Program relaksasi BPJS maka kepesertaan akan aktif kembali,” sambung Israd.

Ia juga menjelaskan bagaimana mekanisme pelayanan dan kerjasamanya dengan rumah sakit serta prosedur pengurusan administrasi BPJS Kesehatan.

Ia menekankan kepada masyarakat agar selalu mengunakan layanan BPJS Kesehatan demi kemudahan layanan bagi masyarakat itu sendiri.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar jangan keburu-buru menggunakan layanan umum. Karena tidak sedikit orang yang kaget dengan bayaran yang mahal di rumah sakait. Pokok upayakan dulu pakai BPJS, jangan keburu-buru menggunakan layanan umum,” tegasnya.

Israd merincikan, Pencapaian untuk Natuna 95 persen, dari jumlah penduduk Natuna 81 Ribu orang. “Kita data Ada 78 ribu orang peserta JKN, sementara dari pemerintah Natuna sebanyak 46.782 orang. Sedangkan Kartu dari Pemerintah pusat. 8.600 sisanya mandiri,” ujarnya.

Ia berharap BPJS Kesehatan masyarakat Natuna dapat bekerjasama menjalankan aturan yang ada dalam hal pelayanan kesehatan.

“Mudah-mudah saja layanan kesehatan kita di Natuna dapat berlangsung baik dengan adanya BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

Ditambahkan Israd untuk informasi lebih lanjut, silahkan datang ke kantor atau hubungi 081218197409,” pungkasnya.(Rky).

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN