Tinggal di Bawah Jaringan SUTT di Bengkong, Alhamdullilah Mudah Mudahan Kami Sehat Terus

688
Warga tinggal di bawan tiang sutt bright pln batam
bright PLN Batam Himbau Pelanggan Bayar Listrik Tepat Waktu

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Untuk menjaga keandalan kelistrikan di Kota Batam, dibutuhkan ketersedian jaringan dan pembangkit yang saling terkoneksi. Bicara jaringan listrik, di Batam fasilitas jaringan ini sudah berdiri dan hidup berdampingan aman dengan warga sekitarnya.

Seperti penelusuran tim Kepri Media di warga Bengkong Indah 2, tepatnya di Gang Berangin, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau. Warga tinggal dan bermukim di bawah instalasi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Bright PLN Batam. Bahkan ada yang jarak rumah mereka dengan tower berkaki empat itu, hanya beberapa meter saja.

Lantas, apakah mereka merasakan dampak negatif dari radiasi atau gelombang elektro yang dikeluarkan oleh jaringan SUTT?
“Sudah lebih tujuh tahun saya tinggal di sini, dari anak masih bayi, sekarang dah besar-besar,” ungkap salah seorang warga.

Ayah dari lima orang anak ini, mengaku tak pernah merasakan dampak negatif dari jaringan SUTT yang melintas di atas atap rumahnya. “Dulu waktu pertama-tama memang takut, wajar lah, apalagi kalau hujan,” paparnya.

Namun lama kelamaan rasa was-was itu hilang sendiri, seiring dengan normalnya kehidupan yang dirasakan. “Alhamdulillah tak pernah ada masalah, kami pun sehat-,sehat aja,” jelasnya.

Sekuriti di salah satu perusahaan di Batuampar ini pun bercerita. Dua tahun lalu memang sempat mendengarkan suara dengungan dan kretek-kretek dari kabel-kabel yang berjarak lebih dari 10 meter di atas rumahnya.

“Dua tahun lalu memang sempat berdengung, apalagi kalau hari hujan, tapi sekarang tak ada lagi, mungkin sudah diperbaiki sama PLN,” katanya.

Selain tak merasakan dampak kesehatan, warga pindahan dari Batumerah, Batuampar ini juga mengaku tak ada peralatan elektroniknya yang rusak. “Semua bagus-bagus saja, ya kalau rusak berati memang sudah waktunya minta diganti,” selorohnya sambil tersenyum lebar.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Desi, ibu rumah tangga yang rumahnya persis disebelah tower SUTT. “Alhamdulillah kami sehat-sehat saja, mudah-mudahan terus sehat,” jelasnya.

Ibu muda yang baru dianugerahkan seorang anak, yang masih bayi ini mengaku sudah lebih dari 2 tahun tinggal di rumahnya itu. “Tak takut lagi, sudah biasa,” jawabnya sembari tersenyum.

Ia juga mengatakan,tak pernah punya masalah dengan tower SUTT yang berjarak sekitar 5 meter dari sudut rumahnya itu. “Dulu pernah, sekitar 2 tahun lalu, pas hujan, tiba-tiba koq dengar suara dengungan, tapi tak kuat, sekarang tak pernah lagi,” timpalnya.

Ia pun mengaku sangat betah tinggal di lingkungan itu. “Warga di sini ramah-ramah, saya tak mau pindah dari sini,” katanya.

Setali tiga uang, Vera juga mengatakan hal yang sama. “Normal-normal aja, tak pernah ada masalah,” jelas gadis berambut sepunggung ini.

Vera mengaku sudah lebih 2 tahun tinggal di Bengkong Indah 2. Rumah tempat tinggalnya, hanya berjarak beberapa meter dari tower SUTT.

“Ini rumah abang saya, saya disuruh tempati sekalian ngasuh anaknya,” jelas Vera. Tak pernah ada sesuatu yang aneh, ia rasakan selama tinggal dibawah jaringan SUTT itu.

“Biasa aja, bangun tidur tak pernah rasa sakit, mudah-mudahan selalu diberi kesehatan,” pintanya.(bos/kmg)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN