Data 119 Positif Baru, Status Kawasan Mukakuning Batam “Zona Bahaya” Covid-19



WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Salah satu cluster yang dikhawatirkan di Kota Batam, adalah Cluster karyawan atau pekerja pabrik yang tinggak di Kawasan Dormitory Mukakuning Batam. Terbukti, pada Selasa 22 September 2020, kasus positif Covid-19 di Batam tembus 119 kasus, dimana hampir sebagian besar adalah pekerja dari dua Pabrik atau Industri di kawasan Mukakuning Batam.

Atas kasus ini, Sekertaris Daerah Kota Batam, H Jefridin menegaskan, Pemko Batam meminta kepada dua perusahaan yang karyawannya sebagian besar terpapar corona covid 19, wajib melakukan swab terhadap seluruh karyawannya. “Kita sudah menyurati dua perusahaan itu,” jelas Jefridin pada Batamclick, Selasa (22/9/2020) malam.

Dalam surat tersebut, Pemko Batam meminta agar kedua perusahaan itu melakukan uji swab seluruh karyawannya. “Opsi yang kami tawarkan dua, pertama perusahaan harus melakukan swab kepada semua karyawannya,” ungkap Jefridin.

Honda Capella

Jika pihak perusahaan tak mau melakukan swab, maka lanjut Jefridin, Pemko Batam meminta agar kedua perusahaan itu ditutup sementara.

“Tapi besok (Rabu 23/9/2020) kami rapat bersama Pak Wali, tetap Pak Wali yang punya keputusan, kami sifatnya memberikan pandanagan-pandangan saja,” sebutnya.

Data Covid Positif di Mukakuning

Adapun, laporan berdasarkan Tim Gugus Covid Kota Batam, menjelaskan Pada hari Selasa, 22 September 2020, pukul 15.00 WIB sampaikan rilis terbaru kasus terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Batam. Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP Dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil Temuan Kasus Baru Dan Hasil Tracing.

Dengan ini kami sampaikan uraian jumlah orang yang terpapar dari temuan kasus baru ini sebanyak 119 (seratus sembilan belas) orang yang terdiri dari 36 (tiga puluh enam) orang laki-laki dan 83 (delapan puluh tiga) orang perempuan Warga Kota Batam yang Terkonfirmasi “Positif”.

Data Pasien Sembuh di Batam

Selasa, 22 September 2020, Jam 19.00 WIB kembali disampaikan perkembangan kasus COVID-19 di Kota Batam menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif sembuh yang merupakan Warga Kota Batam terkonfirmasi positif Nomor : 818, 821, 836, 838, 871, 873, 879, 884, 892, 893, 905, 913, 918, 922, 926, 932 dan 967 yang saat ini telah menyelesaikan masa isolasi dan perawatan di rumah sakit di Kota Batam.

Berikut disampaikan daftar nama yang bersangkutan di Link Video: https://www.youtube.com/watch?v=GZYyomy-4i0

Menurut GUGUS TUGAS COVID-19 KOTA BATAM Ketua Bidang Kesehatan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Analisa Redaksi

Berdasarkan analisa data 119 kasus positif di Batam ini, rata rata terkonfirmsi positif baru dari lingkungan kerja. Redaksi WartaKepri.co.id melihat dari pekerjaan pasien mulai dari karyawan swasta, pegawai negeri sipil di Batam, dan anak dari orang tua yang terjangkit positif sebelumnya.

Data ini, mestinya menjadi acuan bagi pemerintah Kota Batam dan provinsi Kepri untuk kembali melaksanakan Work From Home di seluruh kantor dan industri. Seakan percuma kalau pemerintah Kota Batam memberlakukan sekolah dari rumah, sementara orang tua mereka bekerja di luar, dan ketika pulang tanpa sadar ikut menulari anaknya.

Saran, bagi pemerintah Kota Batam, terapkan saja PSBB untuk satu minggu penuh, agar kasus positif kembali turun. Jika tidak dorongan berbagai tokoh nasional dan agama untuk menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, akan mendapat dukungan dari masyarakat.

Tinggal, pilih terapkan PSBB sebelum pak Walikota atau Gubernur Cuti per 26 September 2020, atau penundaan Pilkada Serentak di Kepri dan Batam benar benar akan terwujud, karena kasus positif terus bertambah.(*)

Editor : Dedy Suwadha

Editor : Dedy Suwadha

Update 22 September 2020 Kepri, Rekor Baru 74 Kasus Positif, Pilih PSBB atau Tunda Pilkada di Batam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News