Kuota Panitia Pengawas Kecamatan Kecamatan Jemaja Barat Terpenuhi

471

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Jemaja Barat bisa di bilang kecamatan yang baru lahir di Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepri ini, namun hal itu tidak menyurutkan niat untuk mensukseskan Pemilu damai di wilayah Kecamatan Jemaja Barat, hal tersebut terlihat dari Keseriusan masyarakat untuk ikut serta bergabung menjadi penyelenggara pemilu di setiap PTPS di Desa se Kecamatan Jemaja Barat, Minggu (11/10/2020).

Kecamatan Jemaja Barat merupakan kecamatan baru yang dimekarkan oleh Kemendagri RI bersama Gubernur Kepri beberapa waktu yang lalu, Kecamatan Jemaja Barat hanya memiliki 3 pulau terpisah sekaligus menjadi Desa di setiap pulaunya antaranya adalah Desa Impol yang menjadi Ibu Kota Kecamatan, Desa Sunggak dan Desa Keramut.

Kecamatan Jemaja Barat juga memiliki rentang kendali jarak antar pulau yang memakan waktu lebih kurang setengah jam perjalanan laut menggunakan pompong dari Kecamatan Jemaja (Kecamatan induk sebelum di mekarkan menjadi Kecamatan Jemaja Barat) begitu juga dengan Kecamatan Jemaja Barat itu sendiri dengan Desanya yang juga sama sama memiliki rentang kendali yang sama.

Meskipun perdana dalam pelaksanaan pilkada, tidak menyurutkan semangat panwascam dalam pelaksanaann proses rekrutmen PTPS, sesuai mekanisme pelaksanaan penelitian berkas administrasi, wawancara seleksi merupakan hal yang wajib dipenuhi oleh para peserta pendaftar untuk menjadi PTPS di Kecamatan Jemaja Barat.

Syarat mutlak menjadi PTPS yakni pendidikan minimal SMA atau sederajat, usia minimal 25 tahun pada saat pencoblosan, bukan anggota partai politik sekurang-kurangnya dalam lima tahun terakhir.

Sabri Ketia Panwascam Jemaja Barat mengatakan bahwa untuk memenuhi kuota pendaftar pihaknya dari Panwascam sengaja mendatangi langsung ke Desa Desa yang ada di Kecamatan Jemaja Barat, dalam penjemputan bola ke desa desa Ketua Panwascam Jemaja Barat beserta Staf dan komisioner lainnya mengketerdepankan protokol kesehatan sesuai dengan norma baru yang telah di tentukan.

“Ada 3 TPS diwilayah kerja panwascam Jemaja Barat, alhamdulillah untuk pendaftar sudah memenuhi kuota yang diharapkan, untuk PTPS yang diperlukan hanya 3 orang namun untuk pendaftar hingga hari ini yang telah melakukan sesi wawancara berjumlah 8 orang,” ucapnya.

Peserta atau calon PTPS Kecamatan Jemaja Barat hingga saat ini belum diwajibkan untuk melakukan Rapid Test atau menunjukkan surat kesehatan dari rumah sakit atau puskesmas setempat bagi seluruh calon PTPS hal tersebut dilakukan untuk mempermudah calon peserta

“Kita belum wajibkan seluruh calon PTPS untuk lakukan Rapid Test, namun nantinya jika sudah terpilih maka sifatnya wajib karena hal tersebut adalah syarat untuk bisa lolos menjadi PTPS” ucapnya.

” Saat ini yang kami lakukan berupa wawancara untuk melengkapi administrasi formal saja, kalau untuk tambahan kita akan wajibkan setelah peserta terpilih, ” terangnya.(Rama).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel