Resmi Beroperasi, Fasilitas Pompa Air di Waduk Tembesi ke Mukakuning Mencapai 600 Liter per Detik

85
Resmi Beroperasi, Fasilitas Pompa Air di Waduk Tembesi ke Mukakuning Mencapai 600 Liter per Detik
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kepala Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam Purwiyanto didampingi Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam Binsar Tambunan secara resmi mengoperasikan fasilitas pompa air baku air baku Waduk Tembesi ke Waduk Mukakuning.

Dalam kesempatan ini, Plh Kepala BP Batam Purwiyanto mangatakan, untuk permulaan pengoperasian pipa air baku waduk tembesi ke Mukakuning, kapasitas yang akan digunakan sekitar 600 liter perdetik dengan batas maksimumnya sekira 730 liter perdetik.

“Dengan pengoperasian pipa tersebut, Waduk Mukakuning yang tadinya kekurangan, akan tercukupi dan Waduk Tembesi yang selama ini belum terpakai akan terpakai. Pembangunan sebelumnya telah dianggarkan Pemerintah untuk pembangunan Waduk Tembesi. Tentunya, dapat memberikan manfaat,” ujar Purwiyanto, Selasa (27/10/2020).

Selain itu, nantinya akan disusul dengan pembangunan instalasi pengelolaan air atau pipa di Mukakuning sekitar 350 liter perdetik. Jadi produksi air bersih akan bertambah 50 liter perdetik sehingga pelayanan air bersih lebih baik ke depannya. Waduk tembesi Ketersediaan Air di Batam ketersediaan air baku Fasilitas pompa air BP Batam Batam air baku

“Kapasitas sekira 600 hingga 700 liter perdetik dari Tembesi ke Mukakuning sampai dengan 5 ton akan cukup hingga 5 tahun ke depan. Air merupakan salah satu prioritas utama. Untuk tahun ini, waduk yang mengalami pendangkalan akan kami dalamkan kembali dengan bersinergi dengan PU,” ungkapnya.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

Lebih jauh Purwiyanto menjelaskan, ada beberapa wacana ke depan guna kebutuhan air baku dapat lebih terjamin seperti halnya mengupayakan air hujan agar dapat mengalir ke waduk.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam Binsar Tambunan menyampaikan, jadi rencananya waduk tembesi memiliki kapasitas 600 liter perdetik, tetapi dari PT ATB sudah melaksanakan upgrading di lokasi WTP ini, dimana Waduk Mukakuning yang tadinya 300 liter perdetik sudah dinaikkan menjadi sekitar 530 liter perdetik.

“Air baku ini perlu kita suplai dari Tembesi, selama ini mungkin sudah 2 hingga 3 tahun melimpah, sehingga kekurangan air di Mukakuning dapat teratasi,” jelasnya.

Binsar menambahkan, kenapa kita merencanakan di Mukakuning, karena disitu terdapat reserver atau tandon air cukup besar berjumlah 8.000 meter kubik di belakang Batamindo, yang nantinya mungkin dari instalasi akan kita tambahkan ke suplai reserver itu sehingga yang posisinya sangat tinggi mencapai 100 meter diatas permukaan laut, sehingga dari reservear itu bisa turun grativitasi sampai ke pelosok pulau Batam.(kb)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN