Pjs Gubernur Kepri Ajak Masyarakat, 10 November Bagi-Bagi Masker Kalau ingin jadi Pahlawan



WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, menghadiri kegiatan bakti sosial sempena peringatan hari pahlawan tahun 2020, di Taman Makam Pahlawan (TMP) DWIKORA, Tanjung uban sekira pukul 09.58 WIB, Rabu (04/11/2020)

Adapun yang Hadir pada kegiatan tersebut, Pjs. Gubernur Kepri, Pjs. Bupati Bintan, Tokoh pejuang Kepri Huzrin Hood, Grup GM Bintan Resort, Abdul Wahab, kepala OPD Pemkab Bintan, Camat Bintan Utara, Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Kepolisian sektor Bintan Utara, ormas Pemuda Pancasila, FKPPI dan lainnya.

Kepala Dinas Sosial Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau, Doli Boniara yang juga sebagai ketua panitia kegiatan menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan, dan menumbuhkembangkan nilai-nilai kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial terutama pada pilar-pilar sosial pada masyarakat, pada instansi terkait dan struktur lainnya.

“Doli juga menyampaikan bahwa di Taman Makam Pahlawan 17 Pahlawan yang terdiri dari 11 pejuang dan 6 orang veteran, dan TMP Dwikora ini sudah ada sejak tahun 1963,” jelasnya.

Sementara itu, pelopor perjuangan pembentukan provinsi Kepulauan Riau, Huzrin Hood, menyampaikan kegiatan ini menjadikan momen sebagai peringatan, persatuan bangsa, membela ketahanan revolusi.

Dalam sambutannya, Pjs Gubernur Kepulauan Riau Dr Drs Bahtiar Baharuddin, MSi,sangat respek dan memberikan penghargaan dan apresiasi, atas penyelenggara kegiatan ini. Dalam hal ini kepada kepala Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, yang memiliki inisiatif dan inovasi membuat rangkaian pelaksanaan peringatan hari pahlawan 10 November 2020, yang bertempat di taman makam pPahlawan Dwikora, Tanjunguban.

“Saya berusaha memaknai wilayah ini memang ini wilayah yang melahirkan banyak pejuang,” ujarnya.

“Seperti disampaikan oleh Datuk Huzrin Hood, dengan doktrin siapa yang menguasai selat Malaka maka dia menguasai dunia,” lanjutnya.

“Pada hari Minggu tanggal 10 semua kami ajak menjadi pahlawan sekali lagi kami ajak menjadi pahlawan, menjadi pejuang kemanusiaan dengan berbagi-bagi masker bagi masyarakat sekitar,” lanjutnya

“Karena ibaratnya, pertahanan yang paling minimum menghadapi sebuah musuh besar peradaban hari ini yang namanya penularan covid 19 bisa merajalela dan bahkan bisa memusnahkan manusia, bisa menjadi senjata pemusnah massal bagi peradaban manusia,” paparnya.

“Inilah yang menjadi musuh kita hari ini, musuh pahlawan yang masih hidup hari ini” lanjutnya

“Kalau dulu semua diminta berjuang nyawa pun siap, hari ini saya hanya minta berjuang untuk tanggal 10 November dengan menyerahkan masker bagi warga” ajaknya

Setelah itu, kegiatan dilakukan penyerahan perangkat gotong royong kepada perwakilan ormas Pemuda Pancasila, FKPPI, Karang Taruna, Tagana, pendamping KUBE dan PPM.

Usai penyerahan alat gotong royong, dilakukan penaburan bunga di pusara para pahlawan dan veteran yang ada di TMP Dwikora tersebut.(*)

Kiriman: Agus Ginting.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News