UMK Batam Naik Rp 20.050 Pada Tahun 2021 Mendatang

574
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM–Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Batam Syamsul Bahrum menanggapi soal upah minimum kota (UMK), terus terang saja akan mengambil jalan tengah.

“Pasalnya dewan pengupahan tidak mampu mengambil sikap, yang satu bertahan pada 0 nol persen yang satu lagi bertahan pada 3,2 persen,”ucap Syamsul Bahrum, Senin (16/11/2020) usai mengahdiri rapat paripurna penyampaian visi misi paslon pilwako di DPRD Batam.

Syamsul menjelaskan, dengan melihat kondisi yang ada, maka saya usulkan ke provinsi, dengan kenaikan itu kisaran antara Rp 20.050 dari 0,5 persen tersebut.

“Ada pertimbangan yakni pertama memang harus mengambil kebijakan berbeda dari daerah lain yang menetapkan kenaikan UMK sebesar nol persen, karena di kota industri itu terdapat banyak pekerja yang harus bertahan hidup,”jelasnya.

Ia juga menuturkan bahwa, keputusan kenaikan sebesar 0,5 persen itu sudah berdasarkan konsultasi dengan Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan pihak lain.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

“Meski begitu, ia menyerahkan keputusan kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang akan menetapkan UMK Batam 2021 nanti,”tuturnya.

Setelah kita koordinasi bersama sekda kota Batam kepala dinas, kepala dinas perindustrian dan perdagangan dan pihak lainya, baru bisa diusulkan ke provinsi,”pungkasnya. (*)

Taufik Chaniago

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN