Terkait Kebakaran Gedung E Perkantoran Pemkab Karimun, Ditemukan Botol Diduga Bekas Bensin

233
Kapolres Karimun Tinjau Kebakaran

Polisi akan berkoordinasi dengan tim Labfor Ungkap Kebakaran Gedung E Perkantoran Pemkab Karimun

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Tim Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) Polres Karimun terus bekerja di TKP terbakarnya Gedung E, perkantoran Pemkab Karimun Bukit Selembak yang berada di Poros, pada Rabu (6/1/2021) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan saat meninjau lokasi TKP mengatakan, pihaknya akan segera menerjunkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menyelidiki penyebab kebakaran di gedung E perkantoran Pemkab Karimun di Poros.

“Anggota sedang bekerja, kita juga akan berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor), apa saja petunjuk dan penyebab pastinya kebakaran gedung tersebut,” terang Adenan.

BACA JUGA Kebakaran Melanda Perkantoran 5 Lantai Pemkab Karimun, Diduga dari Lantai Dasar

Sehingga menurutnya belum dapat disimpulkan secara pasti penyebab kebakaran, baik Inafis maupun Labfor sedang mengumpulkan data, baik barang bukti maupun saksi-saksi.

“Belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran gedung E di Perkantoran Bupati, nanti hasilnya akan dilaksanakan pemeriksaan juga dari penyidik baik jajaran Polres Karimun maupun Tim Laboratorium Forensik (Labfor),” tandasnya.

Gedung E dua lantai tersebut, terdiri dari lima ruangan Dinas, diantaranya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Untuk menjinakkan sijago merah, petugas Damkar telah mengerahkan dua unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemkab Karimun yang dibantu oleh satu unit kendaraan Water Cannon milik Polres dengan puluhan personil.

Dari TKP, Tim Inafis beserta Tim Laboratorium Forensik (Labfor), telah menemukan beberapa benda mencurigakan, diantaranya bekas botol air mineral, yang diduga berisi bensin (BBM).

Reporter Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO Combo Sakti Telkomsel