Ulah Dua Orang, Satgas Karhutla Bersama Padamkan 10 Hektar Lahan Terbakar di Kundur Utara

Satgas Karhutla
Satgas Karhutla TNI-POLRI Karimun Bersatu Padamkan Kebakaran Lahan 10 Hektar di Kundur Utara

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Seluas 10 hektar lahan gambut hangus terbakar terletak Jalan Kampung Gajus, RT. 12, RW. 05, Kelurahan Tanjung Berlian Kota, Kelurahan, Kecamatan Kundur Utara Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (27/02/2021).

Guna mengantisipasi meluasnya kebakaran lahan, Satgas Karhutla Polres Karimun Polda Kepri Bersama Instansi terkait lainnya dan dibantu PT. Timah bersama warga setempat memadamkan kobaran api.

Upaya pemadaman dengan menggunakan tiga unit mobil Damkar milik PT. Timah dan Kecamatan Kundur, mobil tangki air SPN, selain itu juga empat unit mobil tanki air milik warga, serta 10 unit mesin robin dan 20 mesin pompa air.

PKP EXPO

“Kebakaran lahan gambut tersebut diperkirakan terjadi sejak Jum’at petang (26/02/2021), hingga malam api sudah dapat dipadamkan, namun masih terdapat api yang menyala dalam sekam (tanah), dikarenakan lahan yg terbakar adalah lahan gambut,” terang Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan Minggu (28/2/2021).

Hingga pagi Sabtu, kata Adenan Tim Satgas Karhutla, Polres Karimun bersama Instansi terkait dibantu PT. Timah bersama warga setempat Kembali melakukan pemadaman pada lahan yang menjadi sumber titik api.

“Dengan usaha maksimal dan sigap tim gabungan berhasil memadamkan api tersebut, TNI bersama Polres Karimun dan instansi terkait juga mendirikan Posko Karhutla yang berada di Sei Raya,” paparnya.

BACA JUGA Paska Kebakaran di Desa Kuala Simpang, Satreskrim Polres Bintan Amankan Warga Batam Pemilik Lahan

Kapolres menambahkan karhutla seluas 10 Hektar pada lahan gambut tersebut mengakibatkan satu unit rumah milik warga yang terbuat dari kayu habis dilalap si jago merah.

“Saat ini Polres Karimun berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan aksi pembakaran, dengan inisial Y dan T, dua orang tersebut dibawa ke Polres Karimun untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Kapolres mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan Polres Karimun untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla, khususnya di Wilayah Kabupaten Karimun.

“Diantaranya melalui Binluh, himbauan, pemasangan spanduk dan baliho larangan membakar hutan dan lahan serta, pemadaman kebakaran lahan dan bertindak tegas terhadap pelaku pembakar lahan,” tandasnya.

Kapolres kembali menekankan sekaligus mengimbau agar masyarakat yang kedapatan dengan sengaja melakukan aktivitas yang menyebabkan karhutla bisa dikenakan sanksi dan hukuman penjara.

“Karena selain merusak alam, dan menimbulkan kerugian sanksi pidananya juga ada, kami masih lakukan penyelidikan dan akan tindak tegas, bagi para pelaku dapat dikenakan sanksi penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” tegas Kapolres.(*)

Reporter Aziz Maulana

Kundur Utara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24