ATM BNI Lawas Berbasis Magnetic Stripe, Beralih ke Chip. Ini Syarat, Biaya Dan Ketentuannya

3130
Perbankan nasional akan memblokir ATM lama berbasis magnetic stripe. Hal tersebut dilakukan guna melaksanakan perintah Bank Indonesia (BI) yang mewajibkan pergantian kartu ATM nasabah dari berbasis magnetic stripe ke chip sebelum 31 Desember 2021. (Foto : Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Perbankan nasional akan memblokir ATM lama berbasis magnetic stripe. Hal tersebut dilakukan guna melaksanakan perintah Bank Indonesia (BI) yang mewajibkan pergantian kartu ATM nasabah dari berbasis magnetic stripe ke chip sebelum 31 Desember 2021.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Rabu (24/3/2021). Dimana salah satunya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memasang batas waktu pergantian dan blokir kartu ATM magnetic stripe ke chip pada 30 April 2021. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh kartu ATM magnetic stripe yang sudah akan berakhir masa berlakunya.

“Jika sampai dengan batas waktu tersebut belum dilakukan penggantian kartu menjadi kartu BNI debit chip, maka BNI dapat melakukan penonaktifan kartu debit tersebut,” kata Corporate Secretary BNI Mucharom.

Bagi nasabah yang ingin mengganti kartu ATM-nya, bisa mengunjungi seluruh kantor cabang BNI terdekat. Selain itu, bisa juga melalui BNI SONIC (Self Service Opening Account) yang merupakan layanan pembukaan rekening ganti kartu secara mandiri yang beroperasi 24 jam penuh dan bebas biaya.

Bank berlogo 46 tersebut mencatat, untuk jumlah kartu ATM yang sudah migrasi dari magnetic stripe ke chip mencapai lebih dari 10 juta pengguna atau mendekati 80 persen dari total kartu ATM BNI per Januari 2021.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank BNI Tanjungbalai Karimun Risnaldi saat dihubungi Wartakepri menjelaskan bahwa, penggantian kartu ATM menjadi kartu berbasis chips saat ini sudah dilaksanakan.

“Syarat penggantian kartu datang ke outlet BNI terdekat dengan membawa KTP, buku tabungan dan kartu ATM yang akan diganti,” terang Risnaldi, Sabtu (27/3/2021).

Karena menurutnya, kartu berbasis magnetic stripe masih bisa digunakan hingga akhir tahun 2021.

“Sebaiknya ATM nasabah berbasis magnetic stripe ke chip sebelum 31 Desember 2021, dilakukan pergantian,” ungkapnya.

Risnaldi menambahkan, penggantian kartu ATM tidak dikenakan biaya hingga akhir april 2021. Mulai bulan Mei penggantian kartu akan dikenai biaya.

“Setelah bulan April untuk biayanya sendiri, kalau yang silver Rp 10 ribu, kalau ATM jenis gold akan dikenakan biaya Rp 15 ribu. Untuk seluruh nasabah Bank BNI sendiri diwilayah Tanjungbalai Karimun hingga saat ini sebanyak 100 orang nasabah, dengan mesin ATM sebanyak 46 yang tersebar,” paparnya. (Amn).

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA