Viral Foto Perkiraan Jenis Senjata yang Digunakan Wanita Diduga Teroris Terobos Mabes Polri

444
enjata Teroris wanita di Mabes Polri
Diduga ini Tipe Senjata Teroris wanita di Mabes Polri. Foto WAGroup/An

WARTAKEPRI.co.id – Rekaman video yang beredar di berbagai media sosial memperlihatkan seorang berpakaian wanita terduga teroris bercadar berpakaian serba hitam, dengan hijab kombinasi biru berjalan santai menerobos Mabes Polri. Wanita melakukan aksi dan berakhir dengan tergeletak tewas di aspal Mabes Polri Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Selang beberapa waktu, beredar foto foto dan video aksi wanita tersebut di WA Group. Bahkan ada yang memunculkan jenis senjata yang digunakan sang pelaku.

Sementara itu, dikutip dari Tribunnews.com, lokasi baku tembak terjadi di dekat ruangan Kapolri. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah peristiwa ini terjadi, penjagaan Mabes Polri pun diperketat.

Terduga teroris yang menyerang Mabes Polri itu diduga berjenis kelamin perempuan. Hal ini berdasarkan pakaian yang dikenakan. Pelaku Masuk lewat jalur pejalan kaki

Dalam laporan reporter KompasTV, pelaku diduga masuk ke Mabes Polri melalui jalur pejalan kaki. Pintu tersebut berada di bagian belakang Mabes Polri. Pada hari-hari biasa, pintu ini selalu dijaga ketat dan dilengkapi dengan metal detector di bagian dalam. Sehingga masih menjadi tanda tanya, bagaimana terduga teroris itu bisa masuk ke Mabes Polri.

BACA JUGA Satu Orang Penyerang Mabes Polri Berhasil Dilumpuhkan Polisi

Dalam video yang beredar, terduga teroris itu mondar-mandir sekitar pintu masuk Mabes Polri. Bahkan tidak jelas, ia akan pergi ke arah mana.

Tak berapa lama, ia mengacungkan sebuah benda yang diduga senjata ke berbagai arah. Sempat ada beberapa petugas yang terlihat. Terduga teroris itu masih terus mengacungkan sebuah benda sembari berjalan.

Akhirnya, terduga teroris itu dilumpuhkan oleh polisi dengan ditembak dan jatuh. Lokasi penembakan terduga teroris berdekatan dengan ruangan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Hingga saat ini, belum diketahui secara persis bagaimana pelaku bisa menerobos masuk dekat dengan ruangan Kapolri.

“Lokasi pelaku ditembak itu pintu masuk Kapolri,” ujar reporter KompasTV.

Tim Gegana diturunkan untuk memeriksa adanya dugaan bom yang dibawa oleh terduga teroris. Sebab, ia membawa tas pinggang berwarna hitam. Tim Gegana langsung mengamankan tas pinggang berwarna hitam. Dikhawatirkan tas berwarna hitam yang dibawa terduga teroris tersebut berisi bom.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tas pinggang tersebut dinyatakan aman oleh Tim Gegana. Sehingga polisi bisa memeriksa dan mengevakuasi mayat terduga teroris tersebut. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari polisi. (*)

Editor : Dedy Suwadha

PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel