Kumpulkan Data Pencegahan Korupsi, Tim Supervisi STIK Lemdiklat Polri Sambangi Polres Karimun

Polres Karimun terus berupaya dalam pelayanan publik, dengan tidak ada transaksi, sehingga masyarakat langsung membayar melalui Bank BRI sesuai dengan PBNP, ini dilakukan sebagai langkah pencegahan tindakan pungutan liar (pungli). (Foto : Istimewa)
PKP Online

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Polres Karimun, Polda Kepulauan Riau menerima kunjungan Supervisi dan Penelitian STIK Lemdiklat Polri di ruang Rupatama Mapolres Karimun, Rabu (7/4/2021).

Pada kegiatan dengan mengusung tema “Sinergitas Polri dan Lembaga Formal-Non Formal dalam Pencegahan Korupsi Melalui Pendekatan Polmas” tersebut, dipimpin langsung oleh Kombes Pol Bambang Wiji Pujohadi bersama tim peneliti Kombes Pol Dedy Suhartoni, Dr Erwan, Dr Novi Indah Earlyanti, Sekretaris peneliti, Sri Badri Kustiah, serta Ketua DPRD Karimun, HM. Yusuf Sirat.

Ketua Tim Penelitian STIK Lemdikat Polri Kombes Pol Bambang Wiji Pujohadi menjelaskan, pada kunjungan kerjanya ke Polres Karimun, merupakan upaya dalam mengumpulkan data.

“Yakni dengan cara penelitian terhadap pencegahan korupsi sekaligus bersinergi antara Polri dengan lembaga formal dan non formal di Kabupaten Karimun,” terang Bambang.

Dirinya juga mengapresiasi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Karimun yang telah membantunya untuk mempersiapkan dan juga mendukung penuh pelaksanaan kegiatan upaya mencegah terjadinya korupsi ini.

“Guna mengumpulkan data dan tanggapan serta masukan dari lembaga dan instansi terkait, sekaligus fokus pada pencegahan korupsi, khususnya di wilayah Kabupaten Karimun sebagai bahan penelitian kami,” paparnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan menyebut, sinergi antara Pemkab Karimun dengan instansi terkait lainnya, melalui Tim Saber Pungli Kabupaten Karimun mengutamakan pencegahan korupsi dengan cara pembinaan dan penyuluhan serta selalu berkoordinasi dengan baik antar lembaga dan instansi terkait.

“Polres Karimun juga selalu berkoordinasi dengan Irwasda Polda Kepri selaku Katim Saber Pungli Kepri,” pungkasnya.

Karena kata Adenan, Polres Karimun sendiri berupaya dalam pelayanan publik tidak ada transaksi, sehingga masyarakat langsung membayar melalui Bank BRI sesuai dengan PBNP, ini dilakukan sebagai langkah pencegahan tindakan pungutan liar (pungli).

“Kedepannya Polres Karimun akan meyediakan gedung satu atap khusus untuk pelayanan publik, sehingga masyarakat semakin mudah dalam mendapatkan pelayanan Polri,” tandasnya. (Amn).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel