Ungkap TKI Non prosedural, Polres Karimun Raih Penghargaan BP2MI, Menuju Polri Presisi

Polres Karimun Polda Kepulauan Riau, menerima penghargaan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), berkomitmen penuh telah mengungkap sekaligus memberikan perlindungan kepada para pekerja migran. (Foto : Istimewa)
PKP Online

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Polres Karimun Polda Kepulauan Riau kembali menoreh penghargaan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), karena dianggap berkomitmen penuh telah mengungkap sekaligus memberikan perlindungan kepada para pekerja migran.

Penghargaan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), diterima langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, Kamis, (8/4/2021).

Kapolres menyatakan bahwa, penghargaan tersebut dalam pengungkapan tindak pidana penempatan para pekerja migran Indonesia secara non prosedural di wilayah hukum Polres Karimun.

“Merupakan wujud komitmen kami untuk melindungi para pekerja migran kita,” ujar Adenan, Jum’at (9/4/2021).

Kapolres juga menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus mengapresiasi kepada BP2MI yang memberikan penghargaan kepada Polres Karimun Polda Kepri.

“Penghargaan ini suatu penyemangat bagi kami dalam menjalankan tugas menuju Polri yang prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan (Presisi), dalam menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), khususnya diwilayah Kabupaten Karimun,” ungkapnya.

Tentunya dengan terbentuknya kordinasi dan sinergi antara Polri dan BP2MI wilayah Tanjungpinang Kepulauan Riau ini, Kapolres berharap mampu menjalankan tugas sekaligus melindungi warga yang menjadi PMI scara non prosedular.

“Sehingga dapat kita cegah sebelum para tenaga kerja menjadi korban oleh oknum maupun pihak yang menfaatkan kondisi geografis negara kita, yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia dan Singapura,” tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt), Koordinator P4TKI Tanjungbalai Karimun, Doni menjelaskan bahwa, hal ini sesuai dengan UU nomor 18 Tahun 2017, Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Sesuai dengan UU nomor 18 tahun 2017, sebagai upaya yang untuk melindungi para pekerja migran,” kata Doni.(Amn).

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel