DPRD Natuna Dukung Rencana Menteri KKP Buat KEK Kelautan di Natuna

PKP Online

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Rencana pembangunan pelabuhan Samudera berskala internasional di Kabupaten Natuna mulai menemui titik terang. Hal itu diperkuat dengan dialokasikan anggaran sebesar Rp200 milyar dari pemerintah pusat melalui Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI.

Pelabuhan Samudera adalah pelabuhan cargo skala internasional yang bisa disandar kapal besar, tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor serta dilengkapi gudang atau peti kemas.

Khaidir Plt Dishub Natuna

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Khaidir SE, menyampaikan bahwa Pemda Natuna sudah melakukan pertemuan dengan Gubernur Kepri membahas rencana pembangunan pelabuhan Samudera.

Setelah bertemu Gubernur Ansar Ahmad di Batam, kemudian langsung dibawa ke Jakarta untuk bertemu dengan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Dirjen Perhubungan Laut.

Dalam pertemuan bersama Dirjen Perhubungan Laut, terang Khaidir dibahas lokasi serta titik yang akan dijadikan tempat pembangunan pelabuhan Samudera berskala internasional.

“Alhamdulilah, kemaren kita sudah dipanggil oleh Pak Gubernur, kemudian diajak ke Jakarta untuk membahas lokasi dimana akan dibangun pelabuhan Samudera di Natuna. Tahap awal anggaranya sekitar Rp200 milyar,” ujar Khaidir di Gedung Daerah pekan lalu di ranai.

Lebih lanjut Khaidir menjelaskan, lokasi yang diajukan oleh Pemda Natuna yaitu di Desa Telok Buton Kecamatan Bunguran Utara.

Sebelumnya lahan di Teluk Buton sudah di survey oleh Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut.

“SIDnya sudah di survey oleh Kementerian Perhubungan, tinggal tugas pemerintah daerah menyiapkan studi kelayakan. Nanti akan kita koordinasikan dengan Bappeda kabupaten atau Provinsi Kepri,”terang Khaidir.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad pembangunan pelabuhan Samudera yang akan dibangun di Natuna berskala besar. Namun untuk anggaran tahap awal baru terealisasi Rp 200 milyar.

Sebagai langkah awal Khaidir menambahkan, bahwa pemerintah daerah telah menyampaikan dokumen kesiapan untuk membangun pelabuhan Samudera di Natuna.

“Kita sudah sampaikan dokumen-dokumen bahwa kita siap untuk melaksanakan kegiatan itu, kita sudah siapkan lahan seluas 1,7 hektar di Teluk Buton. Ini sudah kita bahas di Dirjen Perhubungan Laut,”terangnya.

Khaidir juga berharap agar rencana pembangunan pelabuhan Samudera ini cepat terlaksana untuk menunjang percepatan pembangunan daerah.

“Kita berharap semoga pembangunan pelabuhan Samudera ini cepat terlaksana, sejauh ini respon pemerintah pusat cukup baik,”terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt Sekda Natuna, Hendra Kusuma yang menyambut baik rencana pemerintah pusat, ingin membangun pelabuhan Samudera di Natuna.

“Ini suatu peluang besar bagi Natuna, apalagi nanti ada entry point logistik, tentu sangat menguntungkan dan merupakan sumber PAD,” terangnya.

Tempat terpisah Komisi II DPRD Natuna Marzuki dalam kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia berapa waktu lalu.

Dirinya bersama anggota DPRD dalam Kunjungan ke KKP, berkantor pusat di Jakarta itu, membawa misi aspirasi masyarakat Natuna, “Aspirasi Nelayan khusus berprofesi sebagai nelayan,” kata Marzuki.

Selain itu juga, Marzuki menambahkan
Dalam kinjungan menteri KKP menuju Pulau Sendanau untuk meninjau lokasi budidaya ikan napoleon dan kerapu. Ikan-ikan bernilai jual tinggi dan ditujukan untuk pasar ekspor.

Beliau (Menteri KKP) mengatakan dirinya menilai wilayah Kepulauan Natuna sangat potensial untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kelautan. Sebab selain memiliki sumber daya alam yang melimpah, sudah ada infrastruktur penunjang salah satunya Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu yang berlokasi di Selat Lampa.

“Intinya kita di DPRD sangat menyambut baik wacana menteri KKP bahas soal KEK di Natuna,” ujar Marzuki. (Rky)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel