Diupah 5 Juta, WA Nekat Menyelundupkan Sabu Asal Malaysia

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan saat menggelar konferensi pers di halaman Rupatama, didampingi oleh Kasat narkoba
Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan saat menggelar konferensi pers di halaman Rupatama, didampingi oleh Kasat narkoba, Iptu Elwin Kristanto, Jum'at (30/4/2021). Dalam sebulan Satnarkoba Polres Karimun berhasil mengamankan 3.210,88 gram narkotika jenis sabu asal Malaysia. (Foto : Aman)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – WA (30) nekat membawa barang haram narkotika jenis sabu asal Malaysia ke Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Dirinya berhasil dibekuk oleh Tim Panther Satnarkoba Polres Karimun di lobi hotel Holiday, Jalan Trikora Laut, Kelurahan Tanjungbalai Karimun, Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (21/4/2021).

“TKP penangkapan tersangka WK di lobi hotel pukul 22.00 WIB,” terang Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan saat menggelar konferensi pers di halaman Rupatama, didampingi oleh Kasat narkoba, Iptu Elwin Kristanto, Jum’at (30/4/2021).

Selain tersangka WA beserta barang bukti sabu yang dibawanya tersebut, secara keselurahan dalam sebulan, kata Adenan Tim Panther Satresnarkoba Polres Karimun berhasilkan mengamankan sabu 3.210,88 gram.

“Pengungkapan yang dilakukan selama kurun waktu satu bulan tersebut, Tim Panther Satresnarkoba Polres Karimun mengamankan sebanyak 16 orang tersangka yang berhasil disita dari 8 kasus yang berada di wilayah hukum Polres Karimun,” paparnya.

Selain tersangka WK sendiri, Adenan mengungkapkan para tersangka yang berhasil diamankan yakni diantaranya BY, ER, Rr, MD, AS, MH, AG, ZI, RrR, FR, Rl, dan CM. Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka adalah bertransaksi dengan menentukan lokasi tempat di letaknya barang haram sabu tersebut.

“Para tersangka berhasil diamankan ditempat terpisah, antara lain Kecamatan Karimun, sedangkan tersangka HN dan AL ditangkap di wilayah Kecamatan Tebing,” pungkasnya.

Lebih lanjut Adenan mengatakan, seperti modus yang sering kali ditemukan, barang haram sabu tersebut dibungkus dalam kemasan teh Cina berwarna hijau dan kuning.

“Para tersangka merupakan kurir yang diupah sebesar Rp 5 juta hingga 10 Juta, ada yang sudah menerima upah, dan sebagian belum mendapatkan upah dari seseorang di Malaysia,” pungkasnya.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2, jo pasal 112 ayat 2, dengan ancaman hukuman penjara 10 hingga 20 tahun tahun, atau seumur hidup.

Aman

FANINDO

Honda Capella