Ditreskrimsus Polda Kepri Amankan Pria Tajungpinang Diduga Sebar SARA dan Hina Presiden Jokowi

974
Akun Tiger Andalas Hina Jokowi

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim Opsnal Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial MK atas penyebaran berita Hoax dan Sara melalui media sosial Twitter. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, didampingi Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo, S.IK, pada Rabu (12/5/2021).

“Berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP-A/42/V/2021/SPKT-KEPRI, tanggal 12 Mei 2021. Kronologis kejadian berawal dari pelaku yang membuat postingan berupa Konten dan diunggah pada tanggal 8 Mei 2021, jam15.43 WIB oleh akun twitter pelaku Inisial MK dengan nama akun @MustafaKamalN13. Diketahui juga bahwa akun twitter tersebut baru dibuat pada bulan Maret 2021,” tutur Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

BACA JUGA Tepis Berita Hoax, Pesantren Didirikan UAS Wakaf Umat Bukan Kado Pernikahan

Honda Capella

Ditambahkan Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo, S.IK, didalam unggahannya pelaku membagikan dan menyebarkan berita hoax serta sara tentang Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Mengetahui hal tersebut tim teknis Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri melakukan penyelidikan hingga pada tanggal 12 Mei 2021 sekitar jam 13:00 Wib Pelaku berhasil diamankan di Supermarket Bintan 21 Tanjungpinang dan selanjutnya di bawa Ke Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut”

Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah 1 unit handphone, SIM Card, Akun Twitter atas nama Tiger Andalas milik pelaku dan Kartu Identitas diri pelaku.

“Sampai saat ini tim terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan atas perbuatannya pelaku dapat diterapkan Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau pasal 14 ayat 2 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana,”tutup Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo.(*)

Sumber Humas Polda Kepri
Kombes Pol Harry Goldenhardt S

FANINDO