Paska Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Gelar Rapat Evaluasi Sinkronisasi Penanganan Covid di Natuna

179
Bupati dan Wakil Bupati Gelar Rapat Evaluasi Sinkronisasi
Bupati dan Wakil Bupati Gelar Rapat Evaluasi Sinkronisasi Penanganan Covid di Natuna

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Hari Pertama sejak dilantik Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Bupati Natuna Wan Siswandi didampingi Wakil Bupati Rodhial Huda bersama Forkopimda, memimpin Rapat Evaluasi Sinkronisasi Penanganan Covid 19 di Bukit Arai, Kamis, (27/5/2021).

Dalam sambutannya, Wan Siswandi mengatakan rapat evaluasi bertujuan untuk meningkatkan efektifitas tugas dan fungsi Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Natuna agar lebih berdaya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam rapat Bupati Wan Siswandi juga minta laporan dari OPD yang terlibat penanganan covid-19, terutama terkait anggaran, transparansi informasi, serta segala kendala yang terjadi di lapangan.

“Mau tidak mau kita harus menekan angka penyebaran covid-19 ini dengan serius dan cepat, namun saya juga minta pertumbuhan ekonomi harus terus berjalan,” ungkap Wan Siswandi.

BACA JUGA Usai Dilantik, Walikota Batam Rudi Ucapkan Selamat ke Bupati dan Wakil Bupati Natuna

Laporan dari juru bicara gugus tugas, Hikmat Aliansyah bahwa di Natuna sudah ada 295 orang terpapar Covid-19 dengan pasien sembuh sebanyak 132 orang dan pasien menjalani isolasi mandiri dan terpadu sebanyak 160 orang membuat kapasitas masjid agung sebagai tempat karantina mandiri menjadi penuh.

“Terkait hal ini kita harus mencari tempat alternatif, dengan catatan laporan keuangan dan peruntukannya harus jelas, sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wan Siswandi juga meminta laporan keuangan yang diperuntukkan untuk penanganan covid-19 dari pihak BPKPAD Natuna sebesar 28,4 milyar dan baru terpakai sebesar 1,1 milyar

“Saya minta penggunaan dana penanganan covid ini dilaporkan secara jelas dan transparan, agar kita tidak salah dalam penggunaanya,” Tegas Wan Siswandi.

Sementara itu, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda meminta kepada seluruh petugas covid-19 Natuna untuk terus memberi pemahaman kepada masyarakat agar selalu berperilaku hidup sehat, dan bukan takut karena adanya sanksi.

“Jadi Begini, perilaku hidup sehat di tengah masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan ini bukan karena takut dengan sanksi, tapi harus menjadi kebiasaan masyarakat, dan ini menjadi tugas kita bersama untuk menanamkan prinsip hidup sehat di tengah masyarakat,” tegas Rodhial. (riky)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel