Tempat usaha Kuliner di Karimun Kembali Normal, Prokes Harus Ketat

14
Surat Edaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Surat Edaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, dengan nomor 556/DISPARBUD/151/VI/2021, terkait operasional usaha dan cafe kembali normal. (Foto : Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui dinas Pariwisata dan Kebudayaan, telah mengeluarkan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada seluruh usaha cafe dan restoran, dengan nomor surat 556/DISPARBUD/151/VI/2021.

Hal tersebut berdasarkan hasil rapat evaluasi percepatan penanganan COVID-19 yang dipimpin langsung oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada Sabtu (5/6/2021), digedung Nasional Tanjungbalai Karimun.

Kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun Sensissiana menyatakan bahwa, bagi para pelaku usaha cafe dan restoran dapat kembali menyediakan layanan makan dan minum ditempat.

“Menyediakan kursi dan meja, namun dengan melakukan pengaturan dan pembatasan kapasitas para pengunjung,” terang Sensissiana, Senin (7/6/2021).

Selain itu menurutnya tetap dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19, dengan menggunakan masker, menyediakan tempat mencuci tangan beserta sabun, menyediakan hand sanitizer, mengatur jarak meja dan kursi, menghindari kerumunan, serta pramusaji diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan.

“Tidak kalah pentingnya para pelaku usaha juga wajib menyemprotkan disinfektan secara berkala, baik sarana maupun prasarana penunjang lainnya,” papar Sensissiana.

Dirinya menegaskan, apabila kedapatan para pengusaha yang melanggar ketentuan sebagaimana yang disebutkan, maka akan dikenakan sanksi tegas sampai dengan pencabutan izin usaha.

“Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Sensissiana.

Semetara itu, salah satu pemilik rumah makan (kedai 75) yang terletak dibilangan Jalan Ampera, RT. 05, RW, 05 nomor 3 Tanjungbalai Karimun, Verry sangat senang sekaligus mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah melalui dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

“Tentunya sangat senang, dengan diberlakukannya kembali, karena banyak para pelanggan, baik makan dan minum di tempat,” kata Verry.

Dirinya juga mengatakan selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di tempat usahanya.

“Itu sudah pasti, kita juga selalu menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Pengusaha kedai makan yang sudah 20 tahun menggeluti usahanya tersebut berharap, agar pandemi COVID-19 ini segera berakhir.

“Semoga saja pandemi COVID-19 ini segera berlalu, dan perekonomian kembali normal, berjalan seperti biasa,” harapannya.

Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM