Promo BTS Meal McDonald’s Ciptakan Kerumunan, Polda Metro Minta Klarifikasi Pengelola

30
Promo BTS Meal McDonald's Ciptakan Kerumunan
Promo BTS Meal McDonald's Ciptakan Kerumunan

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Promo BTS Meal menciptakan sejumlah kerumunan di beberapa gerai McDonald’s di Jakarta. Pengelola McDonald’s pun akan dimintai keterangan oleh polisi.

“(Pengelola) akan diundang untuk diklarifikasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi detikcom, Rabu (9/6/2021).

Pihak pengelola akan dimintai keterangan perihal promo hingga menghadirkan kerumunan yang terjadi di beberapa gerai tersebut. Sejauh ini pihak kepolisian bekerja sama dengan Satpol PP telah melakukan penindakan terhadap gerai McDonald’s yang menimbulkan kerumunan.

“Yang penting kita udah cegat dulu, preventif kita bubarkan dulu mereka kemudian tutup, segel dia punya Mcd. Aplikasinya juga suruh tutup, sambil berjalan kita menunggu kelanjutannya seperti apa,” terang Yusri.

BACA JUGA Es Buah Terserah Batam, Konsep Prasmanan Pembeli Bisa Campur Sendiri

Yusri mengatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas. Sejauh ini teguran dari Satpol PP kepada pengelola McDonald’s di beberapa lokasi kerumunan tersebut juga telah diberikan.

“Langkah-langkah yang kita lakukan memberikan imbauan ke masyarakat yang berkerumun tetap melaksanakan protokol kesehatan. Buat surat teguran juga kepada pihak McDonald’s. Kita minta pengelolanya di situ untuk menutup aplikasi. Kemudian supaya tidak terjadi kerumunan lagi kita tutup pintu masuk gerbang gerai tersebut. Sekarang ditangani Pol PP yang lakukan penyegelan,” ujar Yusri.

Kerumunan di Sejumlah Titik

Beberapa kerumunan di gerai McDonald’s imbas promo BTS Meal memang terjadi siang hari tadi. Salah satunya terjadi di McDonald’s Prapatan Duren, Ciputat, Tangerang Selatan.

“Iya promonya itu tadi ada BTS Meal atau apa itu,” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon saat dihubungi detikcom, Rabu (9/6/2021).

Kerumunan para sopir ojol tersebut terjadi sejak pukul 11.00 WIB. Nurhaida mengatakan ada ratusan sopir ojol yang diperkirakan di lokasi.

Mendapatkan informasi tersebut, polisi bersama elemen pemerintah setempat lainnya segera mendatangi lokasi. Aplikasi promo tersebut di lokasi pun telah dihentikan oleh petugas hari ini.

“Anggota tadi udah di sana. Kita juga nggak tahu karena nggak ada pemberitahuan kan. Karena itu ada promo. Nah, anggota udah di sana 3 pilar sudah di sana dan sudah dibatasi ya. Untuk aplikasinya sudah ditutup,” katanya.(*)

Sumber : Detik.com

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM