Dituding Lakukan Pungli, Imigrasi Kelas I TPI Khusus Batam Angkat Bicara

GALERI 24

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar sebuah media dimana adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang terjadi di wilayah kerja Imigrasi Batam.

Hal tersebut ditanggapi langsung oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim Batam, Tessa Harumdila, Senin (5/7/2021) di Media Centre Imigrasi Batam. Menurutnya, terkait yang diberitakan sebuah media sama sekali tidak benar.

“Kita sudah kumpulkan 13 agen kapal di Batu Ampar, menanyakan terkait apakah benar adanya petugas imigrasi melakukan pungutan liar untuk membuktikan terkait pemberitaan adanya dugaan pungli tersebut sama sekali tidak benar adanya,”ucap Tessa Harumdila kepada Wartakepri.co.id

Tessa mengatakan, akibat dari pemberitaan tersebut, pihak imigrasi merasa adanya penurunan terhadap prestasi. Sebab masyarakat menilai buruk dengan pelayanan akibat dari pemberitaan.

“Akibat dari pemberitaan yang beredar mengakibatkan buruknya pelayanan Imigrasi Batam pandangan masyarakat padahal buktinya sudah dipanggil semua karyawan apa benar melakukan pungutan liar (Pungli),”kata Tessa.

Ia menyebutkan pihaknya mengambil langkah yakni penelusuran kepada yang bersangkutan dimana seharusnya ini kan harus konfirmasi dulu. Lalu kedua melakukan langkah internal dan eksternal dengan gebrakan kepada media tersebut.

“Kita juga sudah menyurati ke dewan pers pada hari Jumat tanggal 2 Juli 2021 membuat laporan atas pemberitaan adanya pungli,”sebutnya.

Selanjutnya, lanjut Tessa, usai melakukan koordinasi dengan 13 agen kapal apa saja yang menjadi kendala, mereka mengakui tidak ada kendala, apalagi dengan melakukan pungutan.

“Tentu hal ini agar tidak ada yang salah paham dengan pemberitaan tersebut, dimana akibatnya adanya penurunan, apalagi share berita kemana mana, upaya selanjutnya pihaknya koordinasi ke masing masing bidang kantor Imigrasi,”ucapnya.

Tessa menegaskan, jika ada yang bermain di dilapangan, serta ditemukan langsung segera laporkan, sehingga apa yang menjadi program pelayanan bersih tanpa korupsi itu tetap bertahan.

“Tadi juga INSA Batam sudah datang ke kantor guna koordinasi terkait adanya dugaan pungli tersebut, bahkan pihak INSA akan upayakan jika memang ada akan siap membantu,”tegasnya. (*)

Pengirim :Taufik Chaniago

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News