Sebanyak 24.548 Pelajar Wajib Vaksin, Bupati : Sudah Menjadi Kebutuhan

287
Bupati Karimun beserta Danlanal Tanjungbalai Karimun, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal bagi para pelajar, Kamis (8/7/2021). (Foto : Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Dalam upaya mendukung program pemerintah Kabupaten Karimun, jajaran Mako Lanal Tanjungbalai Karimun kembali menggelar serbuan vaksinasi masyarakat maritim, Kamis (8/7/2021).

Program vaksinasi di wilayah kerja Mako Lanal Tanjungbalai Karimun tersebut dihadiri oleh Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P). Puji Basuki serta Bupati Aunur Rafiq.

Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Puji Basuki menjelaskan bahwa, pelaksanaan peninjauan vaksinasi ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Lokasi pelaksanaan vaksinasi massal yang di gelar oleh Mako Lanal Tanjungbalai Karimun dengan sasaran 350 orang,” terang Puji.

Dimana menurutnya, pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan ini sudah dilaksanakan pada 3 tempat yang tersebar di wilayah Kabupaten Karimun.

“Pelaksanaan vaksinasi pertama kita laksanakan di PT. WPK, kedua kita laksanakan di pulau Moro dan terakhir pada PKSB,” paparnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus mengapresiasi kepada jajaran Mako Lanal Tanjungbalai Karimun, yang telah melaksanakan dan juga membantu Pemkab dalam program vaksinasi massal.

“Dengan menjalin sinergitas dan kerjasama antara pemerintah daerah dengan TNI AD, TNI AL, dan Polri saya yakin dan percaya akhir bulan Juli 2021 ini, 75 persen akan di dapat tercapai,” pungkasnya.

Tidak hanya itu saja, kata Bupati pada akhir bulan Agustus 2021, 100 persen program vaksinasi massal di Karimun tersebut akan terkejar.

“InshaAllah bulan Agustus mendatang, program vaksinasi massal ini akan seluruhnya rampung,” ungkap Rafiq.

Bupati menambahkan, pelaksanaan vaksinasi ini bukan hanya untuk usia di atas 18 tahun, vaksinasi ini juga diperuntukkan bagi anak-anak usia 12 hingga 17 tahun yang ingin di vaksin.

Pemerintah Kabupaten Karimun telah memulai pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12 hingga 17 tahun secara terpusat di sekolah, yang dimulai sejak tanggal 8 Juli 2021.

Untuk jumlah sasaran vaksinasi bagi para pelajar tersebut sebanyak 24.548 orang.

“Alhamdulilah, antusias anak-anak untuk melaksanakan vaksin cukup besar, orang tuanya ikut mengantar. Hal ini sesuai dengan izin yang sudah dikeluarkan oleh BPOM,” sebut Rafiq.

Selanjutnya, Bupati beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi kedua yaitu SD Negeri 001 Karimun, dengan sasaran anak-anak usia 12 tahun.

“Dimana terdiri dari 9 SD yang tersebar di Kecamatan Karimun, sehingga tempat pelaksanaanya dapat disatukan,” ujarnya.

Bupati berharap kepada orang tua agar dapat mendapingi anaknya untuk melakukan vaksin di tempat yang telah ditentukan. Mengingat perlu peran serta dari orangtua, agar vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dan aman.

“Sehingga orang tua siswa tidak perlu khawatir dan cemas, dengan dilaksanakannya vaksinasi tersebut,” kata Rafiq.

Tidak hanya itu saja, Bupati memaparkan bahwa, anak usia 12 hingga 17 tahun yang akan divaksinasi tersebut, adalah anak yang dalam kondisi sehat dan tergolong boleh untuk mengikuti program vaksinasi tersebut.

“Anak yang divaksin adalah yang sehat dan boleh divaksin, karena sebelum mereka divaksin, terlebih dahulu melewati proses skrining dan observasi oleh tenaga medis,” paparnya.

Bupati juga mengimbau kepada orang tua, agar tidak khawatir. Karena menurutnya hingga hari ini, di Karimun sendiri sudah 100 ribu lebih masyarakat yang sudah divaksin.

Dan Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja, dan perlu diingat, saat ini vaksinasi sudah menjadi kebutuhan bagi kita semua.

Bupati juga menekankan kepada seluruh jajaran perangkat Desa, mulai dari tingkat RT hingga Kelurahan, vaksinasi anak ini tidak hanya diperuntukkan bagi anak yang bersekolah saja, akan tetapi juga berlaku terhadap anak-anak yang putus sekolah atau tidak sekolah.

“Kami meminta kepada para RT dan RW untuk mendata anak-anak di wilayahnya yang tidak sekolah, agar dapat dilakukan vaksinasi,” pungkasnya.

Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel