Lonjakan COVID-19 Kembali Terjadi, Bupati Karimun Keluarkan SE, Penting Peran RT Hingga Kecamatan

237
Berdasarkan Surat Edaran nomor 700/SET-COVID-19/VII/SE-08/2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbasis mikro dengan mengoptimalkan posko Penanganan Corona Virus Disease 2019. (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id KARIMUN – Tidak ingin terjadi lonjakan pasien COVID-19 terulang kembali, pemerintah daerah Kabupaten Karimun mengantispasi dengan memberlakukan Surat Edaran (SE) Bupati Karimun.

Berdasarkan Surat Edaran nomor 700/SET-COVID-19/VII/SE-08/2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbasis mikro dengan mengoptimalkan posko Penanganan Corona Virus Disease 2019, pada tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Hal ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri, nomor 17 tahun 2021, dan Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau nomor : 535/SET-STC19/VII/2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Provinsi Kepulauan Riau.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menetapkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

“Yang diterapkan pada masing-masing Kecamatan dan seluruh Desa dan Kelurahan, hingga tingkat Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) yang berpotensi dapat menimbulkan penularan COVID-19 yang disesuaikan dengan kriteria zonasi wilayah,” terang Bupati.

Penerapan PPKM berbasis Mikro sendiri kata Bupati dilakukan oleh setiap Kecamatan dengan melibatkan koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat.

“Mulai dari Ketua RT dan RW, Kepala Desa dan Lurah, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Dasawisma, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Penyuluh, Pendamping, Tenaga Kesehatan, dan Karang Taruna serta relawan lainnya,” papar Rafiq.

Selain itu juga menurutnya, kepada seluruh unsur dan elemen pemangku kepentingan dari Kabupaten hingga Kecamatan dan Kelurahan atau Desa, agar lebih mengintensifkan disiplin penerapan protokol kesehatan dan upaya penanganan kesehatan.

“Diantaranya dengan melakukan sosialisasi terkait penerapan PPKM mikro kepada masyarakat dimasing-masing wilayah kerja,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, untuk itu agar tetap mengintensifkan penegakan 5 M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan,
menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Selanjutnya melakukan penguatan 3 T yaitu testing, tracing dan treatment melalui penyiapan dan pemantauan tempat isolasi dan karantina,” pungkasnya.

Tidak hanya itu saja, dalam surat edaran Bupati tersebut untuk mengoptimalkan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dalam penanganan COVID-19 khsususnya dalam pencegahan, testing dan tracing, sekaligus mengantisipasi potensi kerumunan yang terjadi selama PPKM mikro yang berkaitan dengan aktivitas dan kegiatan ekonomi, pasar, pusat perbelanjaan serta kegiatan yang berhubungan dengan keagamaan.

“Protokol kesehatan untuk dilakukan upaya pencegahan dan penindakan sesuai peraturan yang berlaku,” tandasnya.

Kata Bupati, bagi Instansi pelaksana bidang Perhubungan dan Satpol PP agar melakukan penguatan, pengendalian dan pengawasan terhadap perjalanan orang pada posko Check Point di masing-masing wilayah bersama dengan TNI dan Polri pada hari libur tahun 2021.

“Kepada Satpol PP, Satlinmas, Serta Satgas Penanganan COVID-19, Kabupaten Karimun untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterlibatan aktif dalam mencegah dan mengatasi aktivitas publik yang dapat mengganggu kententraman dan ketertiban masyarakat, berkumpul atau kerumunan massa ditempat fasilitas umum, fasilitas hiburan,” paparnya.

Surat Edaran tersebut mulai berlaku sejak hari Senin tanggal 12 Juli 2021 sampai dengan hari Kamis tanggal 22 Juli 2021, dan akan dievaluasi kembali berdasarkan edaran dari Gubernur Kepulauan Riau dan Instruksi Mendagri, tentang PPKM berbasis mikro dengan mempertimbangkan kearifan lokal di daerah.

Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel