Dispar Riau Gelar Pembinaan Kelompok Sadar Wisata Melek Digital

404

BENGKALIS – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, melalui Bidang Pengembangan Sumberdaya Pariwisata (PSDP), menggelar pembinaan kepada 20 orang kelompok sadar wisata di Kabupaten Bengkalis Riau. Kegiatan dilakukan sekaligus, melakukan penilaian lomba desa wisata, di daerah yang dijuluki “Negeri Junjungan” itu.

Dua kegiatan tersebut digelar, Senin (13/7/2021). Bertujuan untuk membangkitkan kreatifitas melalui digitalisasi usaha di masa era kebiasaan baru (New Normal). Melibatkan 20 peserta pelaku parekraf dan menghadirkan narasumber praktisi digital, Rinal Sagita.

Selain menerima materi digitalisasi, peserta yang hadir juga diberikan sosialisasi sosialisasi panduan pelaksanaan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE), panduan protokol kesehatan bagi masyarakat, dalam rangka pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

BACA JUGA: Ahli Epidemiologi Riau Ingatkan Orang Tua, Jangan Bawa Anak Balita ke Tempat Ramai

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan PSDP, Ridho Adriansyah mengatakan, pada masa pandemi, Dispar Riau memberikan pembinan kepada kelompok sadar wisata di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Hal ini dilakukan dalam upaya membangkitkan ekonomi, di sektor pariwisata yang hingga saat ini masih terpuruk akibat pandemi.

“Dispar Riau memberikan pembinaan digitalisasi di masa pandemi kepada kelompok sadar wisata dan pelaku parekraf di sekitar ojek wisata Pantai Selat Baru, Bengkalis. Tujuannya agar para peserta bisa memanfaatkan teknologi digital, sehingga mampu mempromosikan hasil usaha parekraf dan UMKM melalui berbagai kanal media sosial,” kata Ridho Adriansyah, Rabu (14/7/2021).

Diungkapkan Ridho, narasumber memberikan materi tentang bagaimana cara menumbuhkan followers dan subscribers, memperkuat posisi akun, dan mempelajari algoritma media sosial.

“Selain itu, narasumber juga menjelaskan aspek spesifik memperhatikan kata kunci (keyword) yang digunakan. Kemudian, tips menanggapi followers dengan bijak, cara membuat dan membagikan konten menarik, penggunaan hastag, hingga cara update konten dan crossing content,” Ridho menuturkan, Rabu (14/7/2021).

Selain menggelar pembinaan, di kabupaten yang dikenal memiliki kuliner lempuk durian itu, Dispar Riau juga mendatangkan dewan juri penilaian anugerah desa wisata di Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis.

Juri yang didatangkan adalah, Osvian H Putra (Master Assesor), Dr. Ir. Eni Sumiarsih, MSc (Ketua STP Riau) dan Dr. Reno Renaldi, SKM, M.Kes (Dosen STIKES Hang Tuah). Tiga juri tersebut, melakukan penilaian di desa yang selalu konsisten melestarikan budaya zapin itu.

Sebelumnya, penilaian yang sama juga dilakukan di Desa Koto Ranah, Kabupaten Rohul, Desa Sungai Akar, Kabupaten Inhil, Desa Rantau Langsat, Kabupaten Inhu, Desa Anak Setatah, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kampung Dayun, Kabupaten Siak, dan masih ada sejumlah desa wisata lagi yang akan dilakukan penilaian.

“Penilaian ini apresiasi terhadap upaya pengembangan desa wisata oleh masyarakat. Mempromosikan desa wisata sebagai tujuan wisata alternatif, meningkatkan partisipasi, kontribusi dan sinergitas pemerintah daerah, pemerintah desa, pengelola desa wisata dan masyarakat dan pembangunan dan pengembangan desa wisata, sekaligus memotivasi desa lain yang memiliki potensi wisata,” tandas Ridho. (MCR)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel