Pemkab akan Berlakukan 8 Kebijakan Baru, Diantaranya Pendatang Masuk Karimun Diinapkan 1 Hari di Pelabuhan

76
Pemkab akan Berlakukan 8 Kebijakan Baru
Pemkab akan Berlakukan 8 Kebijakan Baru

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun menggelar Rapat koordinasi percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Karimun, Selasa (20/7/2021) di Gedung Nasional.

Rapat kordinasi tersebut dipimpin Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq M.Si didampingi Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim, M.Si, Forkopimda Karimun, Sekda Karimun, Dr. H. Muhd. Firmansyah, M.Si, Asisten III Karimun, Kadis Kesehatan, Kadis LH, Kasatpol PP, Kabag KomHumas, Kabag Tapem, Kabag Perlengkapan, Camat Tebing, Direktur RSUD M. SANI, Dokter dan undangan lainnya.

Dalam pemaparannya, dari perkembangan kasus Covid 19 di Kabupaten Karimun yang semakin meningkat maka Bupati Karimun mencari permasalahan – permasalahan yang berkembang di masyarakat dan mencari solusi yang akan diterapkan.

Bisa dilihat dari bertambahnya penderita Positif Covid 19 perharinya 64 orang, per tanggal, Rabu (21/7/2021) dan secara keseluruhannya atau total penderita Positif Covid 19 di Kabupaten Karimun sebanyak 2904 orang.

Untuk Kondisi BOR (Bed Occupancy Ratio) di Kabupaten Karimun adalah :

1. RSUD M. SANI sudah terpakai sebanyak 59 dari 72 tempat tidur ( 82%).
2. RSBT sudah terpakai sebanyak 17 dari 20 tempat tidur ( 85%).
3. RSUD TG. BATU sudah terpakai sebanyak 14 dari 15 tempat tidur.

Adapun permasalahan dan upaya dalam rangka penangannnya Covid-19 di Karimun, diantaranya;

1. Sekeliling Karimun dalam zona merah, potensi mengarah ke zona merah cukup besar, bersama-sama harus bahu membahu agar Karimun terhindar PPKM Level IV.

2. Dalam seminggu ini terjadi peningkatan kasus positip Covid-19 di Kabupaten Karimun dan paling banyak cluster keluarga, agar isolasi mandiri di rumah benar-benar diseleksi dan dilakukan pengawasan ketat. Para Camat, Kapus dan seluruh petugas harus mengupayakan warga positip PCR maupun positip rapid untuk dapat dilakukan isolasi terpusat.

3. Dalam seminggu ini terjadi 6 pasien meninggal dalam status probable Covid dengan antigen positip , diupayakan secepatnya operasional PCR RSUD.

4. BOR Karimun semakin bertambah dan hari ini tertinggi sepanjang dua bulan ini, rumah sakiit perlu ketat menyeleksi dan mengatur pasien yang sudah layak untuk dipulangkan.

5. SMP Binaan akan direnovasi, isolasi pasien positip PCR akan dipindahkan ke SMK 1.

6. Pengawasan isolasi mandiri harus ketat dan apabila tidak patuh langsung dijemput untuk dibawa ke isolasi terpusat.

Dan, kesimpulan dari rapat adalah :

1. Dalam rangka menjaga angka BOR di kabupaten Karimun ada beberapa Langkah yang akan di lakukan yaitu sebagai berikut :

a) Mempersiapkan SMK N 1 sebagai tempat karantina terpadu menggantikan SMP 2 Tebing yang akan di renovasi yang akan dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup dan Bagian Perlengkapan untuk membantu mempersiapkan selama 1 minggu kedepan.

b) Mempersiapkan PKM Meral Barat untuk digunakan bagi penanganan pasien dengan gejala ringan.

c) Mempersiapkan RSUD Tanjung Batu untuk tambahan kapasitas tempat tidur dengan memanfaatkan aula puseksmas Tg. Batu.

d) Mempersiapkan tambahan tempat tidur di RSUD M. Sani dengan memanfaatkan Gedung pertemuan untuk di persiapkan sebagai ruang
tambahan.

BACA JUGA Menjalankan SE Bupati Bintan Lurah Tanjung Uban Timur Suhadi Turun Sosialisasi Prokes

e) Memberlakukan ketentuan untuk penanganan pasien covid-19 sebagai berikut:
1. Pasien dengan gejala sedang dan berat akan di tangani di RSUD,
2. Pasien dengan gejala ringan akan ditangani di PKM Meral Barat,
3. Pasien tanpa gejala akan di bawa ke SMK N 1 yang akan segera di persiapkan menggantikan SMP N 2 Tebing
4. Masyarakat dengan hasil Reaktif antigen akan di isolasi di SMA N 4 Tebing.

2. Akan mengeluarkan Edaran terbaru terkait pembatasan aktifitas masyarakat yaitu kegiatan penjualan makan/minum di perbolehkan namun tidak menyediakan meja dan kursi melainkan dibawa pulang

3. Satpol PP di bantu dengan TNI Polri agar meningkatkan patroli yustisi terhadap kepatuhan masyarakat :
a. Kepatuhan menggunakan masker.
b. Rumah makan atau warung, kedai kopi, restoran, cafe tidak diperbolehkan menyediakan meja dan kursi melainkan menyediakan makanan yang di bawa pulang selama 10 hari kedepan.
c. Mengawasi tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan seperti coastal area dan tempat sejenis lainnya.
d. Mulai melakukan penyekatan dan putupan jalan di jam 4 sore untuk mengurai kerumunan masyarakat di beberapa titik yang padat.

4. Membentuk TIM pengawasan protokol kesehatan di pasar (pasar Teluk Uma, Bukit Tembak, dan Pasar Maimun) untuk mengawasi kepatuhan masyarakat yang berbelanja di pasar.

5. Melakukan pengetatan terhadap pelaku perjalanan dari luar yang masuk ke wilayah Kabupaten Karimun yang tidak melengkapi persyaratan akan di pulang ke daerah asal atau di inapkan 1 hari di ruang tunggu Pelabuhan sambil menunggu kapal berikutnya.

6. Bagian Humas agar melakukan propaganda secara gencar terkait informasi covid-19 dengan melibatkan media untuk mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar mematuhi protokol Kesehatan

7. Seluruh ASN agar ikut membantu memberikan informasi tentang perkembangan covid-19 kepada masyarakat

8. Tempat wisata ditutup sementara sampai 10 hari kedepan.(*)

Data : KomHumas
Editor : Dedy Suwadha

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel