Setelah Videonya Viral, Pelaku Pengerusakan Kendaraan di Karimun, Ngaku Depresi

298
Tim Bison Satreskrim Polres Karimun gelar konferensi pers kasus pengerusakan yang dilakukan oleh pria paruh baya (P), dalam kondisi mabuk. (Foto : Aziz)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pelaku pengerusakan puluhan unit sepeda motor, beserta satu unit mobil Toyota Innova dengan nomor polisi BP 1404 YK, yang terparkir di depan pelantar pelabuhan Gabion, berinisial P berhasil diamankan jajaran Tim Bison Satreskrim Polres Karimun, Jum’at (23/7/2021).

Pengerusakan oleh pria paruh baya tersebut pada Selasa 20 Juli 2021 lalu, bertepatan dengan malam Takbiran Hari Raya Idul Adha 1442 H/ 2021 M, videonya viral di sosial media dan sempat menjadi buah bibir netizen.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi mengatakan, tidak butuh waktu lama bagi jajaran Satreskrim Polres Karimun untuk meringkus pria yang sebelumnya bekerja sebagai tekong boat pancung di bilangan Jalan Nusantara, Hotel Gabion tersebut.

Dimana, saat kejadian pelaku dalam keadaan tidak sadar karena pengaruh minuman keras jenis tuak.

“Pelaku ini saat kejadian sedang mabuk, dan merobohkan puluhan kendaraan yang sedang terparkir di depan Hotel Gabion, dan videonya sempat viral di media sosial,” ujar Arsyad saat menggelar konferensi pers, Sabtu (24/7/2021).

Arsyad menambahkan, tidak hanya merusak puluhan kendaraan, dirinya juga merusak satu unit mobil Toyota Innova, dan menginjak-injak pada bagian kap mesin.

“Dari olah TKP yang dilakukan, menemukan sejumlah kendaraan dalam kondisi lecet, termasuk mobil yang dinaiki pelaku juga lecet. Ada juga beberapa sepeda motor yang plat nomor serta kaca spionnya rusak,” paparnya.

Kata Arsyad, pelaku terancam pidana dengan melanggar Pasal 406 KUHP tentang Perusakan dengan ancaman penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

“Kendati demikian, hingga saat ini belum ada seorangpun korban, baik pemilik sepeda motor maupun mobil yang membuat laporan polisi. Kami masih tunggu 1×24 jam, jika tidak ada juga korban yang melapor, maka pelaku akan kami bebaskan,” pungkasnya.

Sementara itu pelaku P mengakui seluruh perbuatan. Dirinya tertekan dan depresi, karena baru saja kehilangan istri beserta anaknya. Tidak hanya itu, anaknya juga ada yang masuk penjara.

“Saya sangat depresi dan tertekan. Pada malam itu saya benar-benar sedih. Anak dan istri saya meninggal. Anak saya juga ada yang sedang dipenjara,” katanya.

Pelaku juga meminta maaf kepada pemilik kendaraan bermotor yang sempat dirusaknya tersebut.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, kepada pemilik sepeda motor dan mobil, serta berjanji tidak akan mengulanginya kembali,” tandasnya.(*)

Editor : Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel