Vaksinasi Tahap Kedua, Dandim Ajak Toga Dan Tomas Pendekatan Persuasif Dan Humanis Target Tercapai

215
Dengan tema "Vaksinasi Gurindam 12 Kodim 0317/TBK, menggelar vaksinasi massal tahap kedua, vaksin Sinovac dan AstraZaneca. (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Jajaran Kodim 0317/Tanjungbalai Karimun terus berkontribusi sekaligus mensukseskan pencanangan vaksinasi massal yang saat ini sedang berlangsung.

Dukungan penuh oleh seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karimun, hingga sebelumnya vaksinasi massal tahap pertama terselenggara dengan baik dan berjalan lancar.

Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Agus Rediyanto mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar turut menyukseskan vaksinasi massal COVID-19 tahap kedua, dengan tema “Vaksinasi Gurindam 12” sebagai upaya nyata dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Pelaksanaan vaksinasi pada hari Senin, khusus untuk vaksin sinovac dan vaksin AstraZeneca tahap kedua dengan jumlah 100 vial, yang diperuntukkan bagi purnawirawan dan masyarakat,” terang Agus, Sabtu (7/8/2021).

Sehingga Dandim berharap, agar pelaksanaan kegiatan sesuai dengan jadwal, lantaran antusiasme warga yang masih menunggu giliran untuk divaksin, pada proses vaksinasi tahap pertama, tidak ada kendala apapun.

“Kita harus yakin, bahwa imun kita setelah divaksin akan meningkat. Dan saya berharap agar pelaksanaan vaksinasi seperti sebelumnya, tahap pertama, berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurutnya pelaksanaan vaksin tahap dua ini sudah mendapat lisensi dari lembaga dan pihak terkait seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan, halal dari Majelis Ulama Indonesia.

“MUI beserta BPOM sudah merekomendasikan, bahwa vaksin ini aman dan halal, selain itu sebelumnya juga sudah disuntikan kejajaran pimpinan,” paparnya.

Pada kesempatan kali ini, Dandim juga berusaha untuk memberikan penjelasan secara persuasif dan humanis, bagi warga yang menolak untuk divaksin.

Dengan memberikan imbauan dan sosialisasi dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

“Warga yang menolak kita lakukan pendekatan secara persuasif dan humanis. Kita libatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama, bahwa vaksin itu sudah aman dan halal digunakan. Sehingga vaksinasi massal tahap kedua ini diharapan 100 persen mencapai target,” tandasnya.

Aman

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel