Canangkan Program Vaksinasi PTM, Bupati Menargetkan Capai 2.675 Pelajar

199
Bupati Karimun Aunur Rafiq terus mendorong percepatan vaksinasi kategori pelajar atau remaja berusia antara 12 hingga 17 tahun demi mencapai kekebalan komunal. (Foto: Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi bagi para pelajar.

Untuk itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq terus mendorong percepatan vaksinasi kategori pelajar atau remaja berusia antara 12 hingga 17 tahun demi mencapai kekebalan komunal.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati saat menggelar rapat koordinasi percepatan vaksinasi massal, Minggu (29/8/2021).

Dirinya berharap agar para pelajar dan usia remaja untuk segera divaksin.

“Jika mayoritas pelajar dan tenaga pengajar sudah divaksin, maka harapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat dilakukan (terealisasi) dengan cepat,” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Dimana menurutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun menggencarkan program vaksinasi bagi pelajar untuk mendukung persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di daerah. Pemerintah telah memberikan izin vaksinasi bagi para pelajar, kategori usia 12 hingga 17 tahun sejak awal Juli 2021 dan terus mendorong pelaksanaannya diberbagai daerah.

“Vaksinasi penting untuk melindungi insan pendidikan dan keluarganya dari potensi paparan COVID-19. Vaksinasi pelajar diharapkan akan mampu memperkuat persiapan menuju penerapan PTM terbatas di daerah,” ungkap Rafiq.

Karena vaksinasi sendiri kata Bupati yang diperuntukkan bagi para pelajar, sekaligus pendidik harus mampu melakukan percepatan vaksinasi untuk pelajar menjelang dibukanya PTM terbatas, baik di Pulau Karimun, Kundur, Moro, Durai maupun Buru.

“Pemberian vaksin akan memaksimalkan perlindungan dari paparan COVID-19, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman, bagi para peserta didik dalam mengikuti proses PTM,” paparnya.

Bupati menambahkan, tentunya para pelajar memahami kebutuhan dan kerinduan mereka (anak-anak) untuk dapat kembali belajar di sekolahnya masing-masing.

“Menjadi tugas kita bersama untuk saling bahu-membahu, menyiapkan kondisi yang kondusif agar anak-anak dapat kembali belajar seperti sebelumnya. Tentu saja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat, serta kehati-hatian dan adaptasi kebiasaan proteksi diri,” tandasnya.

Untuk tahap awal program vaksinasi massal yang diperuntukkan bagi kalangan pelajar, ungkap Rafiq akan ditargetkan sebanyak 2.675 orang siswa dan siswi.

“Yang tersebar di seluruh Kabupaten Karimun, dan Alhamdulillah bersama Stakeholder terkait lainnya seperti Polres Karimun turut mensukseskan program Vaksinasi Goes To School ini,” tandasnya.

Aman

PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel