Cerita ABG Cewek Mesum “Gratisan” di Hotel, Eh Pelaku Cowok Rekam Adegan Untuk Meras

450
Cerita ABG Cewek Mesum
Cerita ABG Cewek Mesum

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja IPTU Fajar Bittikaka, S.Tr.K Pada hari Jumat tanggal 27 Agustus 2021 sekira pukul 12.15 WIB, melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang laki-laki dewasa terkait dugaan Tindak Pidana Persetubuhan Anak di bawah Umur yang disertai Pemerasan dan Pengancaman. Kasus ini terjadi pada hari Selasa dan Kamis tanggal 17 Agustus dan 26 Agustus 2021, di Batu Selicin Lubuk Baja – Kota Batam.

Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono mengatakan bahwa pada hari Kamis tanggal 17 Agustus 2021 sekira pukul 12.30 WIB, saat itu korban/pelapor ABG initial S sedang berada dikos-kosanya dan tiba-tiba ditelpon oleh tersangka/terlapor dan terlapor langsung mengajak korban untuk melakukan hubungan suami istri tanpa paksaan.

Kronologi Kejadian

Sekira pukul 13.00 WIB terlapor datang menjemput pelapor dan langsung membawanya ke TKP, setelah selesai dari TKP pelapor diantar pulang oleh terlapor.

PKP HIMALAYA

“Selanjutnya pada tanggal 26 Agustus 2021 sekira pukul 19.00 WIB saat korban sedang bekerja, korban di telepon oleh pelaku dan bilang akan menjemput pelapor dan pelapor mengatakan “jemputlah,” kata Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono Senin (30/8/2021).

Dijelaskannya, sekira pukul 21.00 WIB pelapor dijemput oleh pelaku dan sesampainya di kamar ternyata ada 2 orang teman pelaku dan disuruh keluar oleh pelaku.

Setelah itu adegan orang dewasa dilakukan, namun pada saat itu korban melihat Handphone milik terlapor lagi merekam kegiatan mereka dan pelapor langsung mengambil Handphone tersebut.

“Namun pada saat itu juga korban/pelapor dan pelaku/terlapor ribut mulut dan terlapor mengancam akan menyebarkan video tersebut kalau pelapor tidak memberikanya uang sebesar Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) besok harinya. Selanjutnya terlapor mengantarkan pelapor pulang,”jelas Budi Hartono.

Lanjut Budi, Pada tanggal 27 Agustus 2021 sekira pukul 10.00 WIB terlapor mengirimkan pesan kepada terlapor dan mengatakan kalau tidak dikirimkan uang tersebut maka video tersebut akan disebarkan.

“Akibat dari kejadian tersebut palapor mengalami trauma dan selanjutnya pelapor langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Baja,”ucapnya.

Menurut Kapolsek, kalau dilihat dari kronologisnya memang mereka ini awalnya suka sama suka dan mau sama sama mau melakukannya, akan tetapi saat melakukan untuk ke dua kali pengakuannya, si cewek mengetahui cowoknya (pelaku) melakukan rekaman video aksi yang mereka lakukan menggunakan HPnya.

“Setelah begitu adegan mesum mereka berubah jadi cek cok mulut bertengkar dan si cowok malah mengancam dengan akan menyebarkan video tersebut jika tidak memberikannya uang sebesar 500ribu rupiah atas kejadian tersebut si cewek (korban) melaporkan kejadian tersebut kepada polsek lubuk baja dan langsung di buru pelaku dan langsung diamankan ke Polsek untuk di proses lanjut,”tuturnya.

Ia mengungkapkan, sempat terjadi kejar-kejaran polisi dengan pelaku karena pelaku melawan dan lari. Namun berhasil dikejar dan di tangkap, sampai anggota polsek lubuk baja yang mengejar sempat jatuh mengejarnya karena posisi di lantai 3 kos – kosan pelaku tinggal,”ungkap Budi Hartono Kapolsek Lubuk Baja Polresta Barelang.

BACA JUGA Ketua TP PKK Batam Buka Sosialisasi Pilah Sampah yang Diikuti 328 Orang

Kronologi Penangkapan

Kronologisnya, berawal dari laporan korban tersebut, selanjutnya Tim Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja melakukan serangkaian tindakan penyelidikan guna mendapatkan bukti permulaan yang cukup untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka MSH.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi, adanya barang bukti terkait dengan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka tersebut. Maka pada hari Jumat tanggal 27 Agustus 2021 sekira pukul 12.00 Wib, Tim opsnal Polsek Lubuk Baja telah melakukan penangkapan terhadap tersangka MSH di Batu Selicin Kecamatan Lubuk Baja – Kota Batam. Selanjutnya terhadap tersangka dibawa ke Polsek Lubuk Baja guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kapolsek.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 (satu) helai Switer lengan panjang warna Hijau Lumut, 1(satu) helai celana panjang warna Biru, 1(satu) helai baju kaos lengan pendek warna Orange, 1 (satu) helai bra warna Hitam, 1 (satu) helai celana dalam warna Merah, 1(satu) lembar Bill Hotel Merlin cek in tanggal 26 Agustus 2021 / cek Out tanggal 27 Agustus 2021 a.n MSH kamar No. 218, 1 (satu) unit Handphone Merk Infinix Smart 5 warna Hitam yang berisikan video cabul.

Persetubuhan anak dibawah umur pasal yang kita sangkakan yaitu pasal 81 ayat (1) jo pasal 82 ayat (1) UU NO 35 TAHUN 2014 Tentang Perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Unsur pasal 81 ayat (1)

“Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain. Unsur pasal 82 ayat (1) setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa melakukan tipu muslihat melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Untuk korban berumur 16 tahun sesuai dengan KK korban. (*)

Pengirim :Taufik Chaniago

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel