Polsek Nongsa Bekuk Pelaku Penggelapan Barang Perusahaan dengan Alasan Mobil Pecah Kaca

Polsek Nongsa dan Pelaku Penggelapan
Polsek Nongsa Bekuk Pelaku Penggelapan Barang Perusahaan dengan Alasan Mobil Pecah Kaca

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Polsek Nongsa mengungkap kasus tindak pidana penggelapan dalam jabatan dengan modus pecah kaca bertempat di halaman Mapolsek Nongsa, Sabtu (04/09/2021) siang.

Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK menjelaskan bahwa berawal pada Jumat (16/04/2021) sekira pukul 09.25 Wib, korban selaku kepala kantor daerah di perusahaan PT SINAR MITRA USAHA mendapat informasi melalui handpone dari Sdr Erik selaku sales dari perusahaan bahwa mobil APV Silver milik perusahaan yang dikendarai oleh pelaku (YE) yang berisikan rokok dan kopi telah dicuri dengan cara pecah kaca di pinggir jalan seberang Rusun BPJS Kabil Kelurahan Batu Besar.

“Barang yang berada di dalam mobil tersebut berupa rokok berbagai merek diantarnya Union, Markopolo, Panama, Hero Bold dan Hero Gentle, sebanyak ± 900 bungkus sudah tidak ada lagi,”jelas Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian S.IK didampingi kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH, Kanit Reskrim Iptu Sofyan Rida, SH, MH saat menggelar Konferensi Pers.

PKP EXPO

Dikatakannya, akibat dari kejadian tersebut pelapor selaku Kepala Kantor Daerah di PT SINAR MITRA USAHA yang menjadi korban mengalami kerugian sebesar Rp 13.800.000. Menerima adanya laporan ke Polsek Nongsa, selanjutnya team opsnal melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku (YE).

BACA JUGA Empat Pelaku Curat Dibekuk Tim Reskrim Polsek Nongsa, Mobil Rentalpun Jadi Korban

“Pada Rabu (01/09/2021) sekira pukul 21.00 Wib team opsnal mendapat informasi dari sumber terpercaya bahwa (YE) berada dirumah nya dikampung Baru Sei Binti Kecamatan sagulung Kota Batam, kemudian langsung melakukan pengejaran dan berhasil diamankan,”katanya.

Lanjut Kapolsek, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Pelaku YE, kemudian (YE) mengakui bahwa pencurian dengan modus pecah kaca tersebut tidak benar akan tetapi barang-barang berupa rokok berbagai merek sebanyak ± 900 bungkus telah digelapkan oleh pelaku (YE) secara bertahap dimulai pada bulan Januari 2021 hingga bulan April 2021 yang mana rokok tersebut telah digunakan atau dihisap oleh pelaku dan di jual oleh Pelaku.

Atas Perbuatannya Pelaku di jerat dengan Pasal 374 dan atau 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 Tahun Penjara ungkap Kapolsek Nongsa melalui Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH. (*)

Pengirim :Taufik Chaniago

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24