Rawan Ketersediaan Pangan, Rafiq Lakukan Peletakan Batu Pertama Gapoktan Bersumber Dari DAK Pemerintah Pusat

61
Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan peletakan batu pertama pembangunan lumbung pangan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Sejahtera. Hal ini merupakan program yang telah dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Guna mengatasi kerawanan ketersediaan pangan ditengah pandemi COVID-19 ini, Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan pelekatan batu pertama, pembangunan lumbung pangan masyarakat, Sabtu (11/9/2021).

Peletakan batu pertama pembangunan lumbung pangan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Sejahtera tersebut merupakan program yang telah dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Pembangunan lumbung pangan masyarakat ini mengacu pada pasal 23 Undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.

Dimana dalam ketentuan ini disebutkan bahwa, kedaulatan pangan, kemandirian pangan dan ketahanan pangan, pemerintah menetapkan cadangan pangan nasional, yakni cadangan pangan pemerintah pusat, cadangan pangan pemerintah daerah dan cadangan pangan masyarakat.

Tujuannya untuk mengantisipasi kekurangan ketersediaan pangan, kelebihan ketersediaan pangan, gejolak harga pangan dan keadaan darurat. Selain itu merujuk pada Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pembagian urusan Pemerintahan bidang pangan.

“Keberadaan lumbung pangan sebagai cadangan pangan bagi masyarakat sangat penting, guna menjaga ketersediaan dan akses pangan masyarakat khususnya bagi para petani, yang peranannya sebagai penyedia pangan juga sekaligus merupakan konsumen pangan,” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Pembangunan lumbung pangan bagi masyarakat ini, kata Bupati dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021.

“Yang disalurkan oleh pemerintah pusat dan diperuntukkan bagi Kabupaten Kota di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Karimun,” paparnya.

Di Kabupaten Karimun sendiri dari hasil survei, ungkap Rafiq terdapat 7 Kecamatan yang memiliki ketahanan pangan yang rentan. Kendati demikian pada tahun ini baru 1 Kecamatan yang mendapatkan bantuan dalam pembangunan lumbung pangan.

“Yakni di Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing, dengan menelan anggaran sebesar Rp 287 juta, dan telah dibayarkan 20 persen untuk tahap pertama, serta pengerjaannya dilaksanakan secara padat karya oleh masyarakat sekitar,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Bupati pembangunan lumbung pangan ini pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat sekitar, dengan sistem padat karya.

“Sehingga masyarakatlah yang bertanggung jawab penuh atas proses pembangunan,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karimun telah menyerahkan 35 paket sembako untuk masyarakat tidak mampu yang ada di Kelurahan Harjosari.

Turut hadir di acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Kadis Pertanian Kabupaten Karimun, Camat Tebing, dan Lurah Harjosari.

Rilis Humas Pemkab Karimun, Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel