Tinjau Bekas Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi, Gubernur Mahyeldi Siapkan Bantuan

105
Pasar Bawah Bukittinggi Kebakaran
Pasar Bawah Bukittinggi Kebakaran

WARTAKEPRI.co.id, BUKITTINGGI – Kebakaran yang melanda Pasar Bawah Bukittinggi pada Sabtu dini hari (11/9/2021), menyebabkan 300 kios pedagang hangus terbakar. Meski belum dipastikan, kerugian diprediksi mencapai miliaran rupiah.

Kabid Humas Polda Sumbar, Satake Bayu Setianto mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui petugas ronda atas nama Budi Rahmat yang tengah melaksanakan patroli di Pasar Bawah. Dirinya melihat ada percikan api di dalam kedai jualan ‘saka anau’ (gula aren). Selanjutnya Budi Rahmat langsung menghubungi saksi lainnya atas nama Romi, yang berada berjarak lebih kurang 50 meter dari lokasi.

“Kemudian kedua saksi kembali ke kedai jualan gula aren tersebut, setiba di sana, ke dua saksi telah melihat api yang membesar, dan menyebar ke kedai lainnya,” katanya kepada Liputan6.com, Sabtu (11/9/2021)..

Sehari kemudian, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi meninjau bekas kebakaran yang menghanguskan 300 kios dan lapak pedagang di Pasar Bawah Bukittinggi dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

“Kita mendapat informasi bahwa antara pedagang dan Pemkot Bukittinggi sudah ada komunikasi dan beberapa kesepakatan. Inilah yang penting. Kalau pedagang ada ganjalan, segera sampaikan,” katanya di Pasar Bawah Bukittinggi, Minggu (12/9/2021).

Gubernur meyakini Pemkot Bukittinggi telah mengambil langkah-langkah untuk menanggulangi bencana tersebut dengan tetap mempertimbangkan kepentingan pedagang.

BACA JUGA Lalulintas Padang-Bukittinggi Dihantam Tanah Longsor di Perbukitan Silaiang Kariang

“Nanti kita lihat apa yang bisa dibantu oleh Pemprov Sumbar akan segera kita koordinasikan,” ujarnya.

Ia meminta agar pedagang tabah menerima cobaan tersebut dan tetap menjaga suasana kondusif agar perbaikan segera bisa dilaksanakan.

Salah seorang pedagang, Amrizal (60) berterima kasih atas kunjungan gubernur yang memberikan dukungan moril kepada pedagang.

“Kami berharap Pemprov Sumbar dan Pemkot Bukittinggi bisa membantu agar kami kembali bisa berdagang secepatnya,” ujarnya.

Amrizal menyebut khusus untuk kios miliknya, kerugian yang diderita mencapai Rp200 juta lebih karena selain kios, barang dagangannya juga ludes terbakar.

Kebakaran hebat yang menghanguskan sekitar 300 kios dan lapak pedagang Pasar Bawah Bukittinggi itu terjadi Sabtu (11/9/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Pedagang yang telah pulang ke rumah masing-masing tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya sehingga kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.(*)

Sumber : Liputan6/ SETDAPROV SUMBAR

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel