Kacabjari Natuna di Tarempa Fasilitasi Keadilan Restoratif Pada Perkara Penghinaan di Medsos

78
Keadilan Restoratif di Anambas
Keadilan Restoratif di Anambas

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Bertempat di Aula Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa telah dilaksanakan kegiatan Tahap 2 Perkara Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik melalui media sosial Facebook An. Tsk. H , yang mana berdasarkan penyidikan sudah P-21 atau berkas Perkara Hasil Penyidikan sudah lengkap. Selanjutkan perkembangan kasus ini adalah Upaya Perdamaian karena terpenuhinya syarat-syarat pada Pasal 5 Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Bahwa Keadilan Restoratif yang sering dikenal dengan istilah Restorative Justice (RJ) adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, Korban, keluarga pelaku/Korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan.

Bahwa kegiatan Upaya Perdamaian dilakukan oleh Fasilitator yaitu Kacabjari Natuna di Tarempa ROY HUFFINGTON HARAHAP, BAMBANG WIRATDANY,SH,dan ALVIN DWI NANDA,SH. dihadiri Tersangka H, pendamping Tersangka ZAMIRI, Korban AH, pendamping Korban LIONARDO,SH, Tokoh Masyarakat/Lurah Tarempa SYAMSIR, Penyidik BRIPKA TAUFIK ISMAIL.

BACA JUGA Jamhur Ismail Laporkan Normansyah ke Polres Bintan, Terkait Pencemaran Nama Baik

Bahwa pihak Jaksa sebagai Fasilitator RJ menawarkan Upaya Perdamaian pada hari Senin tanggal 13 September 2021 pukul 10.00 WIB dan tanggapan pihak Korban dan pihak Tersangka setuju untuk melakukan Upaya Perdamaian.

Bahwa tahapan selanjutnya, pihak Fasilitator melanjutkan kegiatan Proses Perdamaian dengan memberikan kesempatan pihak Korban untuk menyampaikan tuntutan kepada pihak Tersangka dan akhirnya para pihak menuangkan hasil proses perdamaian dalam bentuk Surat Kesepakatan Perdamaian yang ditandatangani oleh semua pihak yang hadir.

Bahwa kegiatan terakhir,pihak Fasilitator melakukan kegiatan Pelaksanaan Perdamaian yaitu pihak Tersangka meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya serta siap mewujudkan tuntutan pihak Korban.

Semua kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan foto bersama sekaligus penutup dari Kacabjari Natuna di Tarempa.(*)

Kiriman : Rama

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel