Ali Kalora MIT Tewas Ditangan Tim Satgas Madago, Berikut Teror Pernah Gegerkan Indonesia

132
Teroris MIT dan Ali Kolora

WARTAKEPRI.co.id, SULTENG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengonfirmasi pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora tewas saat kontak tembak dengan aparat keamanan.

Mahfud mengungkapkan itu melalui akun Twitternya. “Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora yang pernah menggegerkan karena menyembelih banyak warga dengan sadis di Sulteng, setelah buron hampir setahun, hari ini ditembak mati oleh Densus AT/88,” cuit @mohmahfudmd, Sabtu (18/9/2021) malam.

Mahfud juga mengonfirmasi bahwa petugas menembak mati anak buah Ali Kalora yakni Ikrimah. Mantan Menteri Pertahanan itu mengimbau masyarakat tetap tenang. “Ia ditembak bersama seorang anak buahnya yang bernama Ikrimah. Masyarakat harap tenang,” jelasnya.

Satgas Madago Raya terlibat kontak tembak dengan kelompok MIT di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/9/2021).

Dari peristiwa itu, sebanyak dua orang dari kelompok MIT tewas akibat timah panas petugas. Keduanya diduga adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadhan alias Ikrimah. Petugas juga menyita senjata ap M16 beriut sejumlah bom.

Catatan Ali Kalora

Ali Kalora tewas bersama anak buahnya, Jaka Ramadhan alias Ikrima setelah kontak tembak dengan personel Satgas Madago Raya. Keduanya membawa senjata api laras panjang dan senjata tajam serta perlengkapan survival di hutan.

Berikut 6 fakta Ali Kalora yang berhasil dirangkum:

1. Pengganti Santoso
Pria yang lahir dengan nama Ali Ahmad di Poso, Sulawesi Tengah ini merupakan sosok yang menggantikan Santoso, pimpinan MIT sebelumnya. Santoso tewas dalam baku tembak dengan Satgas Tinombala pada Senin petang 18 Juli 2016 di Pegunungan Biru, Poso, Sulawesi Tengah.

2. Bunuh 4 Warga Sipil di Sigi
Pada 27 November 2020, Ali Kalora dan kelompoknya membunuh empat warga sipil di Dusun Lepanu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Korban dianiaya dan dibunuh dengan parang dan dibakar. Ali Kalora dan Jaka Ramadan yang memimpin rombongan pelaku kemudian membakar sejumlah rumah dan mengambil logistik berupa beras.

3. Penggal Kepala 4 Petani di Poso
Ulah sadis Ali Kalora dkk berlanjut saat membunuh dan memutilasi empat petani pada 11 Mei 2021 di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Poso. Empat petani yang sedang berada di kebun tiba-tiba didatangi sekelompok orang yang diduga Ali Kalora dkk. Mereka kemudian membunuh keempat petani dengan cara dipenggal kepalanya.

4. Anak Buah Ali Kalora Habis Ditembak Mati
Anak buah MIT pimpinan Ali Kalora yang awalnya 11 orang terus menyusut setelah tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Madago Raya di sejumlah lokasi. Diantaranya yang terakhir 2 anggota MIT tewas dalam kontak tembak pada Minggu 11 Juli 2021 di Pegunungan Tokasa, Parigi Moutong. Selanjutnya pada Sabtu 17 seorang lagi anggota MIT tewas dalam baku tembak di Parigi Moutong.

5. Ali Kalora Tewas Ditembak Satgas Madago Raya
Satgas Madago Raya menembak mati pimpinan teroris MIT, Ali Kalora bersama anggotanya Jaka Ramadhan di daerah Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (18/9/2021). (*)

Dikutip dari Sindonews.com

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel