Pembebasan Lahan Faktor Utama Terhambatnya Peningkatan Fasilitas Pangkalan TNI AL di Wilayah Perbatasan NKRI

106

Wartakepri.co.id, Anambas – Polemik Peningkatan Fasilitas Pangkalan TNI Angkatan Laut di Kabupaten Kepulauan Anambas sampai saat ini belum ada titik terang, pasalnya Kabupaten Kepulauan Anambas sudah saatnya untuk meningkatkan fasilitas Pangkalan yang kapasitasnya lebih baik dan memadai ketimbang Pangkalan saat ini yang cuma memiliki Pangkalan berkelas atau Tipe C yaitu Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal Tarempa) dan Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal Matak).

Kunjungan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) ke Kabupaten Kepulauan Anambas saat di konfirmasi mengenai kelayakan Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memiliki sebuah Pangkalan Pertahanan yang lebih layak ketimbang saat ini, sudah perlu dipertimbangkan, hal tersebut dilihat dari kerinduan masyarakat Anambas yang ingin memiliki Pangkalan Armada yang selalu di singgahi oleh Kapal Perang Indonesia (KRI) yang selalu stanbye atau berada di Anambas dengan waktu yang lama.

Kabupaten Kepulauan Anambas berbatasan langsung dengan Negara tetangga, seperti Laos, Kamboja, Vietnam, dan beberapa Negara sahabat lainnya, tentu hal ini wajib menjadi pertimbangan bagi Markas Besar TNI Angkatan Laut untuk menjadikan Pangkalan TNI AL dan Pangkalan Udara TNI AL lebih layak lagi (Peningkatan Fasilitas Pangkalan), mengingat Kepulauan Anambas memiliki 255 Pulau dan 5 di antaranya Pulau Terluar yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga.

Dikutip dari pernyataan Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, S.E., M. M., M. Tr. Opsla, Pangkogabwilhan I saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Anambas beberapa hari yang lalu mengatakan bahwa di Anambas sudah memiliki Pangkalan yaitu Pangkalan TNI AL yang mana disini adalah Lanal Tarempa, dan Pangkalan Udara Angkatan Laut yaitu Lanudal Matak.

“Lanal Tarempa dan Lanudal Matak sudah seharusnya bisa dikembangkan Fasilitasnya untuk menjadi Pangkalan Pertahanan yang lebih layak lagi ketimbang saat ini, namun hal tersebut harus di sesuaikan dengan Program dari Mabes TNI AL”. ucapnya saat melakukan Doorstop di Kantor Bupati Kepulauan Anambas.

Sementara itu Komandan Pangkalan TNI AL Tarempa Letkol Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf, S.E., M. Tr. Opsla saat di konfirmasi terkait apa yang menjadi kendala terhambatnya Proses pembangunan peningkatan Fasilitas Pangkalan Pertahanan di Kepulauan Anambas dirinya mengatakan bahwa Syarat utama untuk mengajukan Peningkatan Fasilitas Pangkalan adalah adanya lahan atau tanah, saat ini yang menjadi kendala adalah Pembebasan lahan yang regulasinya masih belum dapat titik terang, baik dari pemerintah daerah maupun dari pemerintah Provinsi.
“Kami Lanal Tarempa sudah ber komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Alhamdulillah Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Anambas sudah setuju namun masih ada kendala sedikit di Dinas PUPRKP Kepulauan Anambas di Bidang Tata Ruang Dinas PU Anambas, semoga kendala ini cepat bisa di atasi, sehingga Kepulauan Anambas segera meningkatkan Fasilitas Pangkalan Pertahanan yang bisa menjaga Keamanan Wilayah Perbatasan, mengingat Kabupaten Kepulauan Anambas wilayah lautannya lebih luas dari daratan”. tuturnya.

Lanjut Yovan akrab di sapa mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu regulasi dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tentang regulasi yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas PUPRKP Kepulauan Anambas yang disampaikan melalui Bidang Tata Ruang.tutupnya.(*)

Tulisan: (Rama)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel