Bocah Tenggelam Meninggal Diduga Lamban Penanganan, Didi Kusmajardi: Sudah Dicopot

158
Bocah Tenggelam Meninggal Diduga Lamban Penanganan
Bocah Tenggelam Meninggal Diduga Lamban Penanganan, Didi Kusmajardi: Sudah Dicopot

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Seorang bocah bernama Meri Destaria Br Nainggolan (12) pasien tenggelam, di Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, akhirnya meninggal dunia setelah diduga keterlambatan mendapatkan pertolongan dari petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjung Buntung.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi membenarkan kejadian tersebut dimana sebelumnya adanya laporan pasien tenggelam dibawa ke puskesmas Tanjung Buntung namun diduga karena lambannya pelayanan sehingga pasien meninggal dunia.

“Iya, benar pihaknya sudah menerima laporan ini tadi malam langsung. Begitu dapat informasi ini, atas perintah walikota Batam, kepala puskesmas Tanjung Buntung, Bengkong sudah dicopot dari jabatannya,” kata Didi Kusmajardi saat dihubungi Jumat (15/10/2021) siang.

Didi menyebutkan, hari ini sudah dilakukan pelantikan kepala puskesmas yang baru yang berada di Pemerintah Kota Batam. Kepala Puskesmas yang lama dicopot dari jabatannya.

PKP HIMALAYA

BACA JUGA Jaring Ikan Bersama Paman, Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam, Telan Banyak Air

“Tadi sebenarnya mau di panggil Kapusnya dan meminta kronologi, akan tetapi karena hari ini dilantik langsung oleh pak Walikota Batam, maka tidak jadi dipanggil,”sebutnya.

Sebelumnya informasi sementara yang saya diterima, lanjut Didi Kusmajardi, pasiennya datang udah dalam keadaan meninggal karena tenggelam. “Semoga ini tidak terulang lagi pada pasien lainnya.

Didi menegaskan atas kejadian ini, pihaknya akan memanggil seluruh kepala puskesmas yang ada di kota Batam besok.

“Kita akan panggil seluruh kepala puskesmas yang ada di Kota Batam agar kejadian jangan sampai terulang kembali,”tegasnya. (*)

Pengirim : Taufik Chaniago

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel