Viral 16 Kapal KIA Berbendera Vietnam Dilihat Nelayan Anambas Diduga Langgar Zona Tangkap

183
Viral 16 Kapal KIA Berbendera Vietnam Dilihat Nelayan Anambas Diduga Langgar Zona Tangkap
Viral 16 Kapal KIA Berbendera Vietnam Dilihat Nelayan Anambas Diduga Langgar Zona Tangkap

Wartakepti.co.id, Anambas – Belasan Kapal Ikan Asing (KIA) diduga telah kembali melanggar zona tangkap di wilayah Laut Natuna Utara tepatnya di Perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, berdasarkan informasi dari Eko Nelayan Anambas yang melihat secara langsung menyebutkan bahwa Kapal KIA tersebut berada pada posisi Koordinat 4°37°522 N 105°18°278 E pada 13 Oktober 2021 lalu.

Eko saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan bahwa benar pada tanggal 13 Oktober 2021 yang lalu dirinya telah melihat secara langsung adanya Kapal Ikan Asing (KIA) di perairan Anambas.

“Kami melihat di posisi 4°37°522 N 105°18°278 E, posisi tepatnya, pada saat saya melihat secara langsung KIA tersebut sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan,”terangnya

Kapal KIA di duga berbendera Vietnam tersebut tampak terlihat jelas dan berjumlah sekitar 16 buah Kapal dan hampir semuanya sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan.

“Ada sekitar 16 Kapal KIA yang saya lihat secara langsung, dan hampir semuanya sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan, bagaimana kita mau dapat lebih jika Kapal KIA terus menerus berada di perairan Anambas, apa lagi kita hanya menggunakan alat tangkap tradisional sedangkan mereka menggunakan alat/jaring untuk meraup ikan ikan di wilayah kita,”ucapnya lagi.

BACA JUGA KKP Bersama Imigrasi dan Kemlu Pulangkan Dua Ratus Awak Kapal Asing Asal Vietnam

Lanjut Eko menjelaskan bahwa kejadian tersebut jika secara terus menerus di biarkan maka akan berdampak terhadap Nelayan Pesisir seperti dirinya yang hanya menggunakan alat tangkap tradisional.

“Hal ini jika terus menerus di biarkan maka dampaknya akan sangat serius terhadap nelayan kecil seperti kita, semoga kejadian ini tidak lagi terulang kembali di perairan Anambas, semoga pihak pihak terkait yang memiliki kewenangan bisa segera menyelesaikan permasalah ini, ya minimal dengan cara memperketat patroli di sekitar wilayah yang kami jumpai,” terangnya.

Sementara itu, dikutip dari Media Zonasidik.com Koordinator Satuan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Kepulauan Anambas, Widodo mengatakan informasi tersebut telah disampaikan kepada pangkalan PSDKP Batam pada 20 Oktober 2021 yang lalu.

“Kemarin kami baru mendapatkan informasi tersebut dan sudah kami teruskan ke pangkalan PSDKP Batam yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh kapal pengawas disana,” ucap Widodo, Kamis (21/0/10/2021).

Lanjutnya bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pangkalan PSDKP Batam dikarenakan kapal pengawasan yang dimiliki oleh PSDKP Kepulauan Anambas masih melakukan tahap perbaikan.

“Atas informasi tersebut kami Satwas PSDKP Kepulauan Anambas mengucapkan terima kasih kepada nelayan yang telah bekerja sama dalam hal ini, maka dari itu, hasil laporan tersebut pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pengawasan secara intens, di wilayah perairan Laut Natuna Utara tepatnya Laut Kepulauan Anambas,” tutupnya.(Rama)

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel