Gubernur Ansar Sudah Bentuk Tim Untuk Percepatan Industri Perikanan di Wilayah Kepri

78
Gubernur Ansar Sudah Bentuk Tim Untuk Percepatan Industri Perikanan di Wilayah Kepri
Gubernur Ansar Sudah Bentuk Tim Untuk Percepatan Industri Perikanan di Wilayah Kepri

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau menggelar Diskusi Publik dengan tema” Pengelolaan Perikanan Untuk Mendukung Industrialisasi di WPP 711 dalam rangka menjaga kedaulatan Republik Indonesia” bertempat di Harris Hotel Batam Center, Senin (22/11/2021)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Dr. H. T.S. Arif Fadillah, S.Sos., M.Si mengatakan kegiatan ini dialog publik tentang unit pengelolaan perikanan untuk mendukung Industrialisasi di WPP 711 dalam rangka menjaga kedaulatan Republik Indonesia. Jadi Kepri ini lautnya 95 persen artinya potensi itu sangat besar.

“Potensi yang dimiliki itu sangat besar bahkan tadi pak Gubernur Kepri juga bilang, saat ini pusat lumbung ikan secara nasional ada di Ambon. Nah tentu pihaknya berharap lumbung ikan yang wilayah barat, ada di Kepri,”kata TS Arif Fadillah.

Ia menjelaskan, terkait pengembangan potensi perikanan itu sangat banyak sekali, maka sangat memungkinkan ini harus dikembangkan, tentunya bidang tangkap bisa mendorong bagaimana kapal nelayan bisa didorong untuk kegiatan penangkapan ikan.

“Kita selalu mendorong para nelayan khususnya di Kepri ini, agar terus berkembang sebab potensi sangat banyak jika ini didorong,”jelasnya.

Kemudian, lanjut Arif Fadila, pengembangan budidaya sekarang sangat menggiurkan misalkan bisa membudidayakan rumput laut, tripang dan ditambah lagi ikan-ikan jenis lainnya.

“Kita juga mengacu pada perguruan tinggi yang mana mereka juga sudah mendorong pada beberapa wilayah di timur seperti Maluku Tenggara dan lain sebagainya itu semua sukses,”ucap mantan Sekda Kepri ini.

Maka dari itu, ia berharap kegiatannya yang biasa di timur pindah ke Kepri, dari itu kita terus mendorong Kepri ini sebagai pusat perikanan seperti di Jakarta ada Muara Baru, sedangkan wilayah kita lebih besar lagi disiapkan oleh BP Batam sekitar 1500 hektare.

“Kalau ini jadi, maka pendapatan daerah khususnya Kepri sangat menggembirakan. Intinya marilah kita bersama-sama membentuk tim semoga saja kegiatan ini pada tahun 2022 bisa berjalan,”ujarnya.

Dijelaskannya, pak Gubernur Kepri juga sudah menggiring ke pusat dan membentuk tim sehingga tahun 2022 kegiatan bisa berjalan untuk mendorong industri perikanan di wilayah Kepri ini dengan baik dan lancar.

“Jadi jika ini berjalan serta berkembang dengan baik, maka semua kapal-kapal ikan yang parkir di Batam dan Natuna, nanti kita akan bisa ekspor termasuk peluang ikan hias, jadi Singapura akan memindahkan tempat penyimpanan dan pengembangan ikan hias itu ada di Batam,”jelasnya.

Untuk kesimpulannya, Pak Gubernur Kepri juga sangat mendukung sekali atas kebijakan ini serta Kementerian Kelautan dan perikanan RI juga sangat mendukung. Mudah- mudahan kegiatan ini bisa terealisasi,”tutupnya.

Lalu apa pendapat pengusaha terhadap diskusi ini simak video dibawah ini.

(*)

Pengirim: Taufik Chaniago

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel