Alhamdulillah, Nelayan di Karimun Semakin Makmur, Pemkab Serahkan Lima Unit Kapal dan Berikan BPJS Ketenagakerjaan

118
Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah Kabupaten Karimun pada para nelayan, menyalurkan bantuan berupa kapal penangkap ikan dan juga BPJS ketenagakerjaan. (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kepada para nelayan pesisir, Pemkab Karimun menyerahkan bantuan kapal nelayan, Selasa (23/11/2021).

Bantuan 5 unit kapal tersebut merupakan program pemerintah daerah Kabupaten Karimun yang sebelumnya telah diajukan oleh kelompok-kelompok nelayan. Dan dikelolah oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun.

“Anggaran bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK),” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Sehingga kata Rafiq ke 5 kapal diserahkan langsung kepada kelompok-kelompok nelayan, diantaranya 1 unit GT.4 fiber kepada koperasi NB3, 1 unit GT.2 fiber kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan terpadu Teluk Lekup, 1 unit GT.2 fiber kepada KUB nelayan Agogo, 1 unit GT.2 fiber yang diperuntukkan bagi KUB nelayan terpadu Desa Pelambung, dan 1 unit boat pengangkut ikan kepada Pokdakan Sumber Rezeki.

“Keseluruhan penyerahan kapal tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperhatikan sistem perekonomian masyarakat Karimun di sektor perikanan dan hasil laut,” paparnya.

Sehingga kata Rafiq, bagaimana alat tangkap ini mampu memberikan kontribusi dan manfaat peningkatan daya tangkap para nelayan yang tentunya akan berimbas kepada penghasilan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun.

“Pemkab Karimun akan memberikan bantuan terus menerus bagi seluruh masyarakat, sesuai dengan sasaran yang tepat, agar bantuan yang diserahkan benar-benar dapat dimanfaatkan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karimun juga menyerahkan kartu peserta BPJS ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan, sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kesejahteraan nelayan.

“Sekaligus mengedukasi masyarakat nelayan lainya untuk ikut serta dalam program BPJS ketenagakerjaan,” tandasnya.

Karena menurutnya, saat ini terdapat 1500 lebih nelayan yang sudah memiliki BPJS ini. Para nelayan tersebut bekerja di laut yang memiliki resiko sangat tinggi. Oleh karena itu mereka diberikan BPJS ketenagakerjaan untuk menjamin keselamatan apa bila terjadi sesuatu, dan para nelayan ini akan mendapatkan asuransi.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata keberpihakan dan kepedulian pemerintah dan semua pihak, dalam meningkatkan kualitas para nelayan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tangkapan ikan maupun budidaya ikan yang lebih baik,” tutup Rafiq.

Aman

PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel