14 Kepala Puskesmas di Bintan Kembalikan Uang Insentif Nakes ke Kejaksaan

14 Kepala Puskesmas di Bintan Kembalikan Uang Insentif Nakes ke Kejaksaan. (Foto: Agus)

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Sebanyak 14 Kepala Puskesmas (Kapus) di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, mengembalikan uang yang diduga hasil penyelewengan pencairan insentif tenaga kesehatan (Nakes) dalam menangani kasus Covid-19 ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan.

Kepala Kejari (Kajari) Bintan, I Wayan Riana mengatakan 14 Kapus tersebut datang ke Kejari Bintan pada Kamis, 30 November 2021 yang lalu dengan membawa uang tunai yang totalnya sebesar Rp 504 juta.

“Kami sangat kaget, mereka bawa uang tunai dan menyerahkan ke jaksa,” kata I Wayan Riana, Senin (3/1/2022).

I Wayan menyebut 14 Kapus mengembalikan dana tersebut secara sukarela. Pihaknya pun belum dapat mengambil tindakan terkait itu. “Posisi pengembalian dari 14 Kapus sukarela, saat ini belum diambil tindakan,” katanya.

Namun begitu, I Wayan mengatakan pihaknya tidak percaya begitu saja dengan tindakan pengembalian dana yang dilakukan oleh 14 Kapus tersebut, dan akan melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati).

“Kami akan meminta petunjuk Kejati terkait dengan tindakan hukumnya,” kata dia.

Adapun 14 Puskesmas yang mengembalikan uang negara itu yakni Puskesmas Kijang, Puskesmas Kawal, Puskesmas Kelong, Puskesmas Kuala Sempang, Puskesmas Berakit, Puskesmas Mantang, dan Puskesmas Numbing.

Berikutnya adalah Puskesmas Tambelan, Puskesmas Sri Bintan, Puskesmas Tanjunguban, Puskesmas Toapaya, Puskesmas Teluk Bintan, Puskesmas Teluk Sasah, dan Puskesmas Teluk Sebong. (agus)

FANINDO

Honda Capella