Dilarang Keluar Pondok, Nekat Bonceng 4 Berujung 1 Santri Tewas Terlindas Lori

644
AKP Kartijo Kasatlantas Bintan dan Santri Tewas
AKP Kartijo Kasatlantas Bintan

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Empat orang yang menaiki kendaraan sepeda Motor Honda Astrea (R2) Warna Hitam BP 2393 RT yang mengalami Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di jalan Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur pada Sabtu, (15/1/2022) pukul 10.30 WIB. Kecelakaan ini akibatkan 1 santri tewas terlindas lori.

Dari info yang didapat keempat orang tersebut adalah santri salah satu pondok yang ada di Bintan, Kecelakaan tersebut menyebabkan salah seorang, Ahmad Khairun (15) meninggal ditempat.

Menurut Kanit Lantas Polsek Bintan Timur, Iptu Zul Ilham, sebelum kejadian, mereka sudah dilarang keluar dikarenakan siangnya mereka akan mengikuti event silat di gedung LAM yang berlokasi di Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

“Mereka sudah dilarang keluar, namun tetap keluar secara diam-diam, dan dari keterangan saksi, Korban duduk menghadap ke penendara, “kata Zul.

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Bintan AKP Kartijo membenarkan kejadian ini, dan menerangkan kronologis kejadian kecelakaan tersebut.

Peristiwa bermula saat sepeda motor yang dikendarai Ahmad Ramadhani, 14, membonceng korban Ahmad Khairum, 15, dan dua orang santri lainnya Muhammad Zulfahmi, 15, dan Romie Afriansyah, 14, melaju dari arah Tanjungpinang menuju ke arah Kijang.

“Ketika itu sepeda motor yang mereka naiki oleng ke sebelah kiri jalan karena ada saksi di belakang motor mereka yang melihat rem belakang sudah kandas ke aspal, “lanjut AKP Kartijo.

BACA JUGA Kronologis Satlantas Bintan Terkait Lakalantas yang Tewaskan Guru SD Eka dan Wigiati

“Tidak lama kemudian, tiga orang terpental ke kiri, sedangkan korban terpelanting ke kanan jalan yang menyebabkan korban disambar lori yang datang dari arah berlawanan, “terangnya.

Kembali Kartijo menerangkan, “Menurut keterangan saksi di lapangan, lori sudah berusaha menghindar namun ban belakang lori melindas korban yang jatuh di jalur lawan, “katanya.

Kartijo mengatakan, akibat kejadian itu korban meninggal dunia dengan luka robek di bagian belakang kepala, luka lecet di bagian tangan dan dada, luka lecet di bagian dagu dan wajah.

“Sedangkan rekan korban, Muhammad Zulfahmi mengalami luka lecet di bagian tangan dan lutut kaki, namun Romie Afriansyah (14) tidak mengalami luka, “terang Kartijo.

Saat ini, Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan, namun indentitas pengemudi Lori (R4) belum dapat diketahui, masih proses penyidikan.

“Kerugian sekira 1juta, “katanya.

Kasat Lantas Polres Bintan menghimbau seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat mengendarain kendaraan, ikuti aturan berlalu lintas, dan gunakan sabuk pengaman saat mengemudi.

Pengirim: Agus Ginting.

Honda Capella

FANINDO